Posting Terbaru

Sangat disayangkan sekali bahwa blog ini untuk beberapa waktu harus tidak update artikel sebab saya sedang focus pada blog baru saya.
jika anda bertanya kemana saya maka bacalah ini

Tapi apa mau dikata, focus untuk menulis pada satu blog memang harus saya utamakan, agar tidak banyak pikiran dan bisa membagi waktu antara pekerjaan dan ngeblog.

Saya tahu trafik mulai turun dan itu adalah salah satu resiko yang harus saya ambil agar pengarapan blog baru saya bisa berjalan lancar.

Walau blog baru saya belum 100 persen jadi dengan artikel yang memadai, tapi mungkin 3 bulan dari sekarang bisa kelihatan wujudnya.

Jadi memang belum bisa saya promosikan atau saya beritahu melalui blog ini, mungkin suatu saat kelak.

Saya tetap setiap hari login ke blog ini untuk mengecek beberapa hal, diantaranya adalah komentar para pembaca.

Setiap komentar yang saya anggap tidak melanggar kebijakan blog ini, maka secepatnya akan saya balas dan publish serta tentunya saya juga berkunjung balik untuk menyerap beberapa ilmu dari blog / orang yang berkomentar di blog ini.

Kebiasaan sehari – hari saya yang sulit untuk ditinggalkan adalah bermain ke Forum IAPD dan ke beberapa Blog Idola.

Jadi….kalau ingin bertemu saya, maka saya sering bermain diforum IAPD, tapi dengan nama yang berbeda.

Untuk mengarap blog baru terbilang agak sulit dan menantang, sebab saya lebih menuliskan situasi real yang ada dilapangan dengan membuat gambar hasil jepretan sendiri.

Sudah tentu,,,membutuhkan waktu ekstra, karena harus survei dan keliling, tapi sangat asyik.

Saya berpikir kenapa tidak dari dahulu saya mencoba ngeblog dengan cara ini …..

Mudah – mudahan blog baru berjalan sesuai dengan teori saya, sehingga kesuksesannya nanti menjadi sebuah Ilmu atau pengalaman yang bisa untuk membimbing rekan – rekan lainnya.AMIN

Ucapan Terima Kasih Kepada Pak Anton Ardiyanto, yang sudah banyak membimbing saya melalui saran dan Blognya.

Ucapan terima kasih juga pada rekan – rekan sesama blogger atau para pembaca yang telah Mampir dan berpartisapasi di Blog Asik Pedia ini.

Salam Hangat.

Admin Asik Pedia

Suatu ketika saya harus menemui seseorang tukang bangunan disebuah gedung yang baru direnovasi pada tingkat tiga.


sembaranganmemfhoto ini hasilnya

Saya menyempatkan diri melirik dan memfhoto sebuah pemandangan diluar gedung, karena sepertinya naluri fhotografi saya mulai sedikit – demi sedikit muncul gara – gara ketularan dari gaya Admin Blog lovelly Bogor.

Aneh benar penyakit yang satu ini, semakin hari semakin membuat ketagihan…..

Saya tidak tahu teknik apa yang saya pakai pada gambar diatas, yang saya tahu saya ingin memfhoto saja sebuah pemandangan dari atas gedung tempat saya berdiri.

Alasannya sederhana memfhoto objek yang di luar gedung diatas, yaitu saya sangat jarang naik gedung dengan  lantai sampai tiga tingkat, apalagi sampai diatas 7 tinggkat …walahhhh kapan yach…..??

Pemandangan yang saya tunjukan pada gambar diatas cukup sederhana pasti semua orang mudah mengerti, kalau tidak mengerti…mmm…matanya dan pengetahuannya sepertinya perlu di Install Ulang dech,,,hehe.

Sekian.

Beberapa hari yang lalu saya mencoba merekam sebuah objek dalam bentuk gambar dan objek tersebut bernama Masjid Agung Baturaja.
Masjid Agung Raya Baturaja Kab.Oku

Karena datang ke tempat tersebut cukup pagi sehingga banyak gambar – gambar yang diperoleh untuk blog baru saya dan diantaranya yang saya muat.

Masjid Agung Raya berada disamping jalan Lintas Sumatera, walau tidak berada di Pusat kota, tetapi untuk menjangkaunya tidak terlalu sulit.

Peranan dan Fungsi Masjid ini tidak terlalu berbeda seperti peranan Masjid – Masjid lainnya, hanya yang membedakannya adalah area, Arsitektur Masjid, dan keindahannya saja.

Arsitektur bangunan masjid Agung Raya ini mirip dengan Bangunan Masjid Timur Tengah.Keindahan dan nuansa alam disekitar Masjid ini cukup memukau, sehingga banyak orang yang berfhoto – fhoto selfie dikawasan ini.

Masjid ini diresmikan pada tanggal 28 Maret 2008 dan masuk pada kawasanan Desa Tanjung Baru, Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Sekian.

Lagi – lagi rasa penasaran menyelimuti jiwa saya ( sedikit lebay ) pada saat memfhoto nama jalan pada gambar dibawah ini.


doktor atau dokter gelar sutomo tokoh pendiri budi utomo

Karena penulisannya menggunakan Abjad CETAK,yaitu DR.Sutomo sehingga timbul pertanyaan, gelar untuk Sutomo Tokoh Pendiri Budi Utomo ini, Doktor apa dokter ?

Lalu kemudian setelah menghimpun informasi dari internet, dan hasilnya :

Ternyata Sutomo ini dokter lulusan STOVIA, School tot Opleiding van Indische Artsen, sekolah kedokteran zaman Hindia Belanda.

Jadi Sutomo ini lebih tepatnya bergelar dokter, bukan Doktor karena tidak menempuh jalur pendidikan Strata tiga.

Jadi penulisan gelar pada nama depan memang seharusnya dibedakan antara Doktor dan Dokter, apalagi untuk nama sebuah jalan karena menyangkut dengan sebuah pengetahuan.

Mohon koreksinya jika ada yang salah pada tulisan saya diatas.

Saat mencari fhoto atau gambar nama jalan di Kota saya, saya cukup penasaran dengan sebuah Nama Jalan yang bertuliskan “ JL.Dr.Moh.Hatta “.


Dr,dr atau Drs Gelar Mohammad Hatta Wakil Presiden RI pertama

Kenapa saya penasara…… ! karena seingat saya gelar untuk depan nama Mohammad Hatta Wakil Presiden RI Pertama ini adalah  Drs, bukan Dr.

Soal apa itu Dr atau Drs tidak saya akan bahas sebab anda pasti sudah tahu akan sebuah gelar untuk lulusan sebuah perguruan tinggi tersebut.

Lalu kemudian saya cari info di Internet dari blog ke blog dan dari situs ke situs untuk membandingkan kebenarannya.

Dan infonya adalah :

- Pada tahun 1919 Moh. Hatta pergi ke Batavia untuk studi di Sekolah Tinggi Dagang yang bernama “Prins Hendrik School “.

- Pada tahun 1921 Moh. Hatta pergi ke Rotterdam, Belanda untuk belajar ilmu perdagangan/bisnis di Nederland Handelshogeschool (yang kini sudah menjadi Universitas Erasmus).

- Pada tangal 27 November 1956, Bung Hatta memperoleh gelar kehormatan akademis yaitu Doctor Honoris Causa dalam Ilmu Hukum dari Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.


Jadi ingatan saya benar bahwa Moh.Hatta Bergelar “ Drs”  dan Papan Nama Jalan tersebut juga benar dengan gelar “ Dr atau Doctor “, serta tidak memakai gelar dokter atau dr.

Dan lebih lengkapnya adalah “Dr.(H.C.) Drs. H. Mohammad Hatta “ ,serta terlahir dengan nama “ Muhammad Athar “.

Bagaimana menurut anda ? Jika salah mohon beri tahu saya melalui email atau kolom komentar.Trim’s


Beberapa hari yang lalu saya dapat inspirasi dari blog lovelly bogor tentang sebuah jalan.
Kemudian saya coba mengamati dengan kata kunci nama – nama jalan di kota saya di internet, dan ternyata tidak ada penjelasan secara rinci tentang arah, awal dan akhir dimana jalan tersebut berada, yang ada hanya nama – nama jalan saja.
kisah berburu fhoto nama jalan asyik dan harus pede
















Saya sendiri tidak begitu hapal semua nama – nama jalan di kota saya, sehingga kalau ada orang yang bertanya mungkin saya agak kesulitan untuk menjawabnya.

Kalaupun saya hapal semua dengan nama  - nama jalan tersebut, mungkin saya juga kebinggungan dimana letak jalan yang sudah diberi nama tersebut.

Sehingga tidak heran jika ada orang yang bertanya tentang nama sebuah jalan, mungkin saya hanya geleng – geleng kepala alias tidak tahu.

Nah…..karena pengetahuan tentang nama – nama jalan dan letak jalan tersebut ternyata amat penting, maka saya langsung survey langsung kelapangan untuk mengecek dan memfhoto nama – nama jalan tersebut.

Ternyata nama – nama jalan yang ada dikota saya sangat buannyakk sekali, sehingga lumayan untuk bahan tulisan pada blog baru saya.

Nama - nama jalan umumnya dibuat pada sebuah tonggak besi dan diberi warna serta dipasang pada setiap pertemuan jalan.

Walaupun hanya berjarak 100 meter, tapi kalau sudah bertemu dengan jalan lain maka nama jalan tersebut akan berbeda.

Saya kurang tahu apakah kebanyakan orang bisa menghapal semua nama jalan, tetapi yang pasti rata – rata semua orang lebih mengingat nama bangunan atau icon yang berada dijalan tersebut dibanding dengan nama jalannya sendiri.

Dari pengalaman saya mengecek dan memfhoto nama jalan, ternyata sangat asyik sekali sebab menambah pengetahuan.

Disamping itu memang harus percaya diri alias pede saat mengambil fhoto, sebab akan banyak orang yang melihat tingkah aneh saya, yang sebentar – bentar turun dan memfhoto beberapa kali,,,lalu pergi dan muter – muter kembali.

Pengambilan gambar yang paling susah adalah jika tonggak papan nama jalan terlalu tinggi dan berada ditikungan.

Jika difhoto terlalu dekat maka jalannya tidak begitu kelihatan, tapi jika difhoto dari jarak jauh maka nama jalan tidak begitu jelas kelihatan.

Satu lagi….sering terjadi pengambilan gambar jalan yang kurang maksimal, sebab tepat dibawah tonggak jalan sering ada sebuah mobil atau gerobak.

Pengambilan gambar nama jalannya bisa ,,tapi pengambilan gambar jalan yang digabungkan dengan nama jalan sulit dilakukan, sebab terhalang dengan mobil dan gerobak tersebut.

Demikianlah pengalaman singkat saya.

Yah saya patut akui blog yang saya sebutkan pada judul diatas cukup bermodal dan setelah menjelajah beberapa hari di blog tersebut saya banyak menemukan pengetahuan dan hal – hal penting.
BLOG LOVELLY BOGOR CUKUP BERMODAL

Sebelumnya saya pernah menulis tentang 17 Hal Memikat dari Blog Lovelly Bogor  dan ternyata masih banyak hal – hal menarik dan memikat lainnya yang belum saya ketahui dan belum saya tulis.

Salah satunya yang saya sebut “ Cukup Bermodal “ betapa tidak cukup bermodal sebab untuk menuliskan atau memuat sebuah gambar atau fhoto membutuhkan sebuah perjuangan dan uang.

Sebuah aktivitas ngeblog yang tidak semua blogger yang bisa menirunya.

Rata – rata konten yang dibuat berdasarkan dari survey langsung ke lapangan tempat objek yang sudah dimuat.Sudah tentu kalau datang ke sebuah tempat yang di tuju akan mengeluarkan waktu, tenaga dan satu lagi “ uang “.

Soal hosting juga jangan ditanya blog LB, menggunakan hosting berbayar.

Disamping itu juga pengambilan gambar untuk objek – objek tertentu sudah menggunakan Kamera khusus, bukan kamera ponsel.

Sifat “  tidak main – main tapi sambil bermain “ ke sebuah tempat memang perlu kita contoh, sehingga kita bisa menyediakan konten yang sesuai dengan fakta yang terjadi dan tentunya berbeda.

Saya jadi ingat kebiasaan para orang bule yang datang ke Indonesia, walau tidak semua orang bule adalah blogger, tetapi  mereka melakukan aktivitas survey langsung ke sebuah objek yang diinginkan.

Sehingga jika mereka akan menulis, sudah tentu konten yang dibuat sangat original sekali, dan gaya yang dibuat admin blog lovelly bogor hampir sama.

Jika anda berkunjung atau melihat semua konten blog Lovelly Bogor mungkin anda akan sependapat dengan saya bahwa setiap konten yang dibuat merupakan konten yang dibuat dengan modal yang cukup, terutama modal ilmu teknik pengambilan fhotonya.

Gambar yang dibuat bukan dari hasil download, tapi terkadang kita – kitalah yang mendownload gambar dari blog Lovelly Bogor.

Saya masih ingat dengan konten yang berjudul “ Apa yang membuat TROTOAR SEPUTAR KEBUN RAYA BOGOR seperti tempat wisata ?  “  di Blog Lovelly Bogor.

Konten tersebut menceritakan aktivitas penduduk di Trotoar seputar KRB, dan apa yang menarik ? Yang menarik ada dua hal menurut saya.

- Pertama adalah daya tarik dari desain di trotoar tersebut yang membuat orang menjadi asyik, betah dan nyaman ditempat tersebut.

- Kedua adalah gambar atau fhotonya dibuat pada sekitar jam 05.30, pagi hari sehingga lampu – lampu diatas trotoar masih menyala, dan terlihat sempurna dan menarik.

Dan untuk membuat gambar atau fhoto tersebut sudah tentu membutuhkan sebuah pengorban, yaitu harus buru – buru datang ke tempat tersebut dengan tepat waktu, belum lagi harus mengeluarkan uang dari kantong pribadi untuk membeli bahan bakar kendaraan.

Sehingga sudah tentu predikat blog yang cukup bermodal, melekat pada Blog Lovelly Bogor.

Sekian dan terima kasih.