Being a Writer on Blog  Juragan Cipir is a hard to forget the experience. Source : Juragan Cipir Why ? First is Shame The secon...

Being a Writer on Blog  Juragan Cipir is a hard to forget the experience.


Source : Juragan Cipir


Why ?

First is Shame
The second is Happy

- Shame

I became embarrassed to remember my activities during writing on Blog Juragan Cipir.

Because there the gathering of bloggers from Indonesia who already have expertise in writing.

While the results of my writing have not been in the best category and quality. For the Use of keywords and Science of SEO at that time I have not understood well.

But have dared to send a lot of posts in Blog Juragan Cipir.

Although my writing is more a result of rewriting of some articles on the Internet Juragan Cipir not make it up.

The most important thing for Juragan Cipir is my article submission must be there every day.

Both my own writings and writings from other writers.

If I judge my writing on the blog Juragan cipir, it seems my writing can be categorized a bad writing.

Whereas my writing should be better, interesting and qualified because I get paid every month by Juragan Cipir.

But that's the limit of my ability.

My writing on Blog Juragan Cipir is my first career to be a beginner blogger.



- Happy :


Being a writer in Juragan Cipir Blog will get rewarded in the form of money at the beginning of each month. I am very grateful and happy when the honorarium has been transferred to our Account.

How unhappy and enjoyable, because that is the result of the hard work of my fingers that typed the writing day and night.

Although the results are not so great it's enough to feel the wonderful income from the writing world.

To get honor from Juragan Cipir at least we have to deposit at least 50 articles per month. Each article must have at least 350 syllables and is forbidden to write some types of articles with specific discussion, for example about SARA.

Only published articles that will be paid and unpublished posts will be counted in the following month.

I became a paid freelance writer on Blog Juragan Cipir only lasted for two months only.

Because Juragan Cipir has begun not actively take care of blog Juragan Cipir.

The impact of inactivity Jaragan Cipir on his personal blog to make article submissions from the author to be published late.

So that will affect the honorarium that will get by the author.

Menjadi Penulis Lepas berbayar di Juragan Cipir merupakan pengalaman yang sulit terlupakan. Sumber : Juragan Cipir Mengapa ? Pert...

Menjadi Penulis Lepas berbayar di Juragan Cipir merupakan pengalaman yang sulit terlupakan.

Pengalaman Menjadi Penulis Lepas Berbayar Di Juragan Cipir
Sumber : Juragan Cipir


Mengapa ?

Pertama adalah Malu

Kedua adalah Gembira


- Malu

Betapa tidak malu kalau ingat kegiatan saya menulis berbayar di Blog Juragan Cipir.

Disana ternyata tempat berkumpulnya para – para blogger yang sudah memiliki keahlian dalam tulis menulis.

Sedangkan hasil tulisan saya belum masuk kategori baik atau terbaik. Penggunaan kata kunci dan Ilmu SEO saja pada waktu itu belum mengerti.

Namun sudah berani untuk menjual sebuah tulisan.

Walau tulisan saya lebih banyak adalah hasil tulis ulang akan tetapi Admin Juragan Cipir tidak mempermasalahkannya.

Yang paling penting buat Admin Juragan Cipir adalah setoran artikel harus ada setiap harinya.

Baik tulisan dari saya sendiri maupun tulisan dari penulis berbayar lainnya.

Kalau menilai tulisan saya sendiri di blog juragan cipir, sepertinya tulisan saya tersebut bisa dibilang “ tulisan asal “.

Padahal semestinya tulisan saya harus lebih baik, menarik dan bermutu sebab saya dibayar setiap bulannya.

Akan tetapi itulah batas kemampuan saya.

Tulisan saya di Blog Juragan Cipir merupakan karir pertama saya menjadi blogger pemula.


Gembira :

Menjadi penulis berbayar di Blog Juragan Cipir sangat terasa nikmat dan gembiranya saat honor sudah ditransfer ke Rekening kita.

Betapa tidak gembira dan nikmat, sebab itu adalah hasil keringat dari jemari tangan saya yang mengetik tulisan tersebut siang dan malam.

Walau hasilnya tidak begitu besar namun sudah cukup merasakan indahnya mendapat penghasilan dari dunia tulis menulis.

Untuk mendapatkan honor  dari Admin Juragan Cipir minimal kita harus setor tulisan minimal 50 artikel perbulan.Setiap artikel harus memiliki minimal 350 suku kata dan dilarang untuk menulis beberapa jenis artikel dengan pembahasan tertentu, misalnya tentang SARA .

Hanya artikel yang sudah dipublikasikan yang akan dibayar dan tulisan yang belum dipublikasikan akan dihitung pada bulan berikutnya.

Saya menjadi penulis lepas berbayar di Blog Juragan Cipir  hanya berlangsung selama dua bulan saja.

Sebab Admin Juragan Cipirnya sudah mulai tidak aktif mengurus blog Juragan Cipir.

Dampak tidak aktifnya Admin Juragan Cipir di blog pribadinya membuat kiriman artikel dari penulis menjadi terlambat dipublikasikan.

Sehingga akan berpengaruh pada honor yang akan didapatkan oleh penulis.


Sudah lama keinginan menulis artikel dalam bahasa Inggris ingin saya wujudkan, sejak Juragan Cipir Masih Aktif diblognya, cukup lama bukan ?...

Sudah lama keinginan menulis artikel dalam bahasa Inggris ingin saya wujudkan, sejak Juragan Cipir Masih Aktif diblognya, cukup lama bukan ? Yaitu sekitar awal tahun 2016.

Namun akibat terlalu banyak pertimbangan yang didukung dengan minimnya kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris membuat impian tersebut menjadi buyar, hilang ditelan angin sepoi – sepoi.

Setelah saya pikirkan kembali ternyata menulis artikel dalam bahasa Inggris akan melahirkan sebuah hasil yang positif, yaitu beberapa keuntungan yang saya tuliskan dibawah ini.


7 Keuntungan Saya Menulis Artikel Dalam Bahasa Inggris ( Prediksi )

Walau 7 keuntungan ini baru prediksi saja, paling tidak ada 1 atau 2 poin yang akan saya raih jika saya tekun menulis dalam bahasa Inggris.


1. Mendapat Saran dan Pendapat Dari Orang

Trik yang saya gunakan untuk menulis artikel dalam bahasa Inggris adalah menggunakan Jasa Google Translate dan Koreksi Tata Bahasa Grammbly.

Sudah tentu menggunakan Metode ini, tulisan saya akan banyak sekali mengalami kesalahan, baik kata – kata atau kalimatnya.Mungkin saja kalimatnya akan terjungkir balik.

Sehingga kemudian tulisan saya akan menuai kritik dan saran bahkan cacian dari pembaca.

Nah itu dia yang saya tunggu,” saran dan Cacian “. Saya tidak akan memandangnya sebagai hal yang menyakitkan hati.

Saran atau cacian tersebut sangat berguna bahkan akan lebih menguntungkan karena bisa digunakan untuk memperbaiki tulisan dan semangat untuk terus belajar.

Tapi kalau sarannya sangat membuat hati pedih seperti tersayat sembilu ( lebay ) tinggal dipending saja komentarnya, hehehe…..



2. Belajar Menghapal Kata – kata dalam Bahasa Inggris

Menulis artikel menggunakan bahasa Inggris sudah tentu akan membuat otak saya secara terpaksa atau tidak terpaksa akan terus melihat kata – kata atau kalimat dalam bahasa Asing.

Nah….. kemungkinan lambat laun kata – kata atau kalimat hasil dari Google translate akan terekam dimomori otak saya.

Walau ini tidak mudah dan membutuhkan latihan dan waktu, paling tidak kalimat yes atau No bisa masuk ke memori otak saya.

Apalagi setiap hari dilatih untuk membaca kembali tulisan tersebut, kemungkinan akan lebih banyak kosa – kata yang akan dihapal dan terekam di dalam otak.



3. Mendorong Saya Untuk Belajar Bahasa Inggris

Untuk kedepannya rasanya tidak mungkin menyerahkan hasil tulisan terus menerus ke Google translate.

Apalagi tulisan dalam bahasa Inggrisnya bertambah banyak dan kritikan dari pembaca mungkin juga akan bertambah  banyak.

Sudah tentu untuk mengatasi persoalan tersebut kemungkinan besar akan mendorong saya untuk belajar Bahasa Inggris.

Walau belum memutuskan untuk kursus, akan tetapi belajar dari blog ke blog sepertinya pilihan pertama.



4. Mengembangkan Kemampuan Diri

Tidak ada salahnya orang yang tidak mampu berbahasa Inggris seperti saya ini belajar bahasa Inggris. Dengan begitu kemampuan diri akan berkembang selangkah demi selangkah.

Yang awalnya hanya menggunakan Google Translate, kemudian bisa langsung menulis dalam bahasa Inggris.

Memaksa diri secara pelan – pelan sepertinya akan berjalan  jika ingin kemampuan diri berkembang.



5. Belajar menulis kata – kata yang Baku

Hikmah atau keuntungan berikutnya jika saya meneruskan menulis artikel dalam bahasa Inggris adalah akan membuat saya terlatih menggunakan kata – kata atau bahasa yang Baku.

Betapa tidak harus terlatih, sebab jika menggunakan Google Translate kata – katanya memang harus baku. Kalau tidak baku maka kata – kata atau kalimatnya tidak akan tertranslate oleh Google.

Untuk menjadi terlatih menulis kalimat yang baku, mungkin saya harus banyak belajar dan melangkah ke blog – blog yang membahas tetang penulisan kata – kata yang baku.



6. Siapa Tahu Mendapat Klik Besar

Konon katanya para Master nilai klik dari Iklan Adsense blog berbahasa Inggris nilainya besar.

Nah mungkin saja suatu saat blog bahasa Inggris saya yang bermodalkan Google Translate itu akan mendapat Hadiah klik Besar.

Walau sekarang baru impian dan prediksi saja, tapi paling tidak ada peluang kearah sana.



7. Siapa tahu Mendapat Teman Bule

Blog dengan bahasa Indonesia saja bisa dikunjungi oleh orang bule, apalagi blog yang menggunakan bahasa Inggris.

Nah itu merupakan sebuah peluang bahwa lambat laun saya akan mendapatkan teman orang bule.

Mudah – mudahan bulenya asli orang Asing bukan, bule lokal yang rambutnya di cat pirang.

Beberapa keuntungan diatas hanya sebuah prediksi bisa saja terjadi bisa saja tidak terjadi sama sekali.

Apalagi jika saya berhenti ditengah jalan untuk belajar dan menulis dalam bahasa Inggris, sudah tentu tulisan diatas akan menjadi isapan jempol belaka.

Yes. This is my first post using English. Previously there were no posts on this blog using English except for the posts Privacy Policy and...

Yes. This is my first post using English. Previously there were no posts on this blog using English except for the posts Privacy Policy and Disclaimer.

Why am I trying to write an article in English?

The first goal is to learn.

Please note I am not very good at using English, but I am willing to learn.


FIRST EXPERIENCE WRITING ARTICLES USING ENGLISH
And this article or article is one of the results.

Although not perfect words - but it is enough to encourage me to learn to write articles using English.


This paper uses Google Translate and then corrected using Grammarly. It may be that the vocabulary or grammar of this paper becomes reversed.

Only using Google Translate and Grammarly can I do to realize the dream of writing articles in English.

If I immediately write an article in English it seems not yet because of Vocabullary or vocabulary in English not much I memorized.

If my friends want to follow my way of writing an English article, you should use the standard sentence. Do not use words or phrases that use local languages, such as Loe Gue.

Because when we use Google translate these words will remain in the local language or local language. When we correct the writing of Google Translate results using Grammarly, the words will remain in local.

Finish the writing we corrected using Grammarly should be re-read because often the words or sentences in the local language still written as the original.

This article is one example of my writing in English using Google Translate and Grammarly.


Is there a mistake in my writing this? Please guide me.

Iya betul, Kartu Atm Bni saya terblokir karena otak saya tidak fokus mengingat PIN atm gara – gara terlalu banyak beban pikiran. Apalagi P...

Iya betul, Kartu Atm Bni saya terblokir karena otak saya tidak fokus mengingat PIN atm gara – gara terlalu banyak beban pikiran.

Apalagi PINnya untuk kartu ATM BNI saya ini terbilang cukup rumit, sehingga memori otak susah mengeluarkan info datanya karena ditekan oleh pikiran yang super mumet.

Padahal baru beberapa hari yang lalu tepatnya pada tanggal 16 November 2017, kartu Atm Bri saya juga terblokir, BACA “ Pengalaman Mengurus Atm BRI Terblokir Dan Buku Tabungan Hilang“.

Salah memasukan kata sandi / PIN sebanyak tiga kali pada Kartu ATM BNI atau kartu atm bank lainnya sudah tentu akan membuat kartu terblokir.

Namun kali ini saya tidak begitu terkejut mengetahui kartu atm Bni terblokir, sebab saya sudah memiliki pengalaman dalam mengurus kartu atm Bri yang pernah terblokir beberapa hari yang lalu.

Ditambah Buku Tabungannya juga ada alias tidak hilang jadi saya tetap enjoy.

Penyelesaiannya gampang, jika mengalami mengalami nasib yang serupa dengan saya.Kita tinggal bawa KTP Asli, Buku Tabungan lalu datang ke Bank tempat penerbit Kartu Atm kita.

Sesampainya di Bank BNI tidak akan terlalu lama mengurusnya, tinggal kita katakan maksud tujuan kedatangan kita ke Costumer Service Bank lalu serahkan KTP, Buku Tabungan.

Kemudian Pihak Bank Akan mengecek kebenaran kepemilikian Atm dengan menggunakan KTP dan buku Tabungan serta mengajukan beberapa pertanyaan, seperti siapa nama Ibu Kandung kita dll.

Setelah itu saya diperintahkan untuk mengisi formulir data diri pada selembar blanko.

Kemudian Pihak Bank memberikan dua pilihan, apakah masih mau menggunakan PIN Lama atau PIN baru.

Kalau saya pilih menggunakan PIN Baru, sebab PIN lama saya sudah lupa.

Lalu Pihak Bank Akan memerintahkan untuk memasukan Pin Baru pada sebuah alat khusus sebanyak dua kali.

Setelah itu Proses Pengaktifan Kartu Atm Bni yang terblokir sudah selesai dan kita bebas untuk menggunakannya seperti biasanya.Cukup Mudah Bukan ?

Walau prosesnya cukup mudah, tetap saja jangan meremehkan kata sandi / Pin atm Anda sebab kita akan mendapat urusan tambahan ditengah kesibukan kita yang sudah super sibuk.

Ohy Baca juga “Pengalaman Mengembalikan Komentar Blog Yang Terhapus Secara Tidak Sengaja“.

Kalau ingat pengalaman yang satu ini saya merasa konyol sekali.Betapa tidak konyol sebab sebuah komentar lucu / guyon dari teman saya yang b...

Kalau ingat pengalaman yang satu ini saya merasa konyol sekali.Betapa tidak konyol sebab sebuah komentar lucu / guyon dari teman saya yang bernama Anton Ardiyanto secara tidak sengaja terhapus.

Iya terhapus, namun tidak sengaja saya lakukan.

Niat awalnya saya ingin segera mempublikasikan komentar tersebut, namun sayang jari tangan saya terinjak ranjau “ Hapus “ bukan tombol publikasikan.

Ohy…..ketidaksengajaan ini juga disebabkan karena saya membuka blog menggunakan Samsung Z2 versi Mobile yang terbilang memiliki layar yang kecil dan tulisannya juga sangat kecil.

Sehingga rawan kesalahan untuk urusan menekan beberapa fitur.

Dan saat ingin mempublikasikan komentar tersebut saya tidak sempat untuk mengzoom tulisan kata “  Publikasi “ pada  Moderasi Blogger. Sehingga terpencet “ hapus “ bukan tombol publikasikan.

Saya pun kaget dan sedikit mengerutu atas kateledoran saya, namun nasi sudah jadi bubur.

Tapi……. saya penasaran dan berpikir “ apakah ada cara untuk mengembalikan komentar blog yang terhapus “ ?

Karena mana mungkin saya meminta untuk berkomentar ulang ke pada Pak Anton Ardiyanto dengan kalimat yang sama persis.Bisa – bisa saya disuruh bayar, pakai dollar lagi.

Salah satu jalan keluar yang paling mudah dan tidak memalukan adalah bertanya ke Mbah saya, Google.

Dan saya sedang mujur, sebab ada tutorial yang mengajarkan untuk mengembalikan komentar blog yang terhapus, caranya sebagai berikut : 


1. Log in Ke Email 

Log in ke email yang terhubung dengan blog kita, kalau sudah maka terlihat gambarnya seperti dibawah ini :


Pengalaman  Mengembalikan Komentar Blog Yang Terhapus Tidak Sengaja
Sekedar Contoh dari Email Pribadi



2. Cari  Komentar terkait lewat email

Kemudian klik email orang yang komentarnya terhapus,maka akan terlihat seperti contoh gambar dibawah ini.


Pengalaman  Mengembalikan Komentar Blog Yang Terhapus Tidak Sengaja
Contoh isi email yang komentarnya terhapus oleh saya.


Karena saya menghapus komentar orang yang bernama  Anton Ardiyanto maka, saya membuka email orang yang bersangkutan diakun saya.



3. Copy Paste isi komentar lalu simpan di Notepad


Pengalaman  Mengembalikan Komentar Blog Yang Terhapus Tidak Sengaja
Sekedar Contoh dari pengalaman Pribadi



4. Copy URL Profile Google Plus Terkait simpan di Notepad


Pengalaman  Mengembalikan Komentar Blog Yang Terhapus Tidak Sengaja
Gambar diambil dari Google+ Anton Ardiyanto, karena komentar Orang inilah yang terhapus oleh saya.



5. Kunjungi Link terkait

Buka kembali email orang yang bersangkutan di akun email kita.

Kemudian buka link / tautan judul artikel kita seperti yang tampak pada gambar yang diberi petunjuk anak Panah dibawah ini .


Pengalaman  Mengembalikan Komentar Blog Yang Terhapus Tidak Sengaja
Gambar hanya sekedar Contoh




6. Pastekan Komentar yang sudah tersimpan di Notepad tadi pada kolom komentar persis di kolom komentar pada artikel terkait yang diberi komentar oleh komentator.

    

7. Pilih Selected Account Name / URL

Setelah itu pilih selected name, isi sesuai dengan nama orang yang berkomentar.

Isi kan  / pastekan Url dari Google Plus milik orang yang sudah kita copy tadi ( gambar no.4 ) pada kolom URL komentar.

Maka hasilnya akan seperti dibawah ini :



Gambar Sekedar Contoh dari yang saya alami




8. Publikasikan ulang

Langkah terakhir klik publikasikan dan selesai urusan mengembalikan komentar orang yang terhapus.Hasilnya seperti gambar dibawah ini :


Pengalaman  Mengembalikan Komentar Blog Yang Terhapus Tidak Sengaja
Gambar sekedar contoh dari Pengalaman Pribadi


Metode ini sebenarnya cukup repot dan gambar Profile Google Plus orang yang berkomentar tidak bisa ditampilkan.

Namun bagi yang ingin mencobanya, silakan saja.

Saya sendiri saja gara - gara tidak sengaja menghapus komentar orang lain akhinya berbuah pengetahuan dan pengalaman.

Kartu Atm terblokir dan buku tabungan hilang bisa saja terjadi pada siapa saja.Saya sendiri mengalaminya pada tanggal 16 November 2017.  M...

Kartu Atm terblokir dan buku tabungan hilang bisa saja terjadi pada siapa saja.Saya sendiri mengalaminya pada tanggal 16 November 2017. 

Menjadi pusing bin pening sudah tentu sebab saya tahu proses mengurus atm Bri terblokir dan buku tabungan hilang tidak mungkin selesai dalam waktu lima menit, karena harus bolak balik kesana kemari.

Ceritanya sedikit panjang, kalau mau silakan baca sampai habis.

Saya urutkan kejadian dari awal :

Ingin Setor Tunai Namun Akhirnya Salah Kode PIN
Awalnya saya ingin setor tunai melalui Anjungan Tunai Mandiri ( ATM ) BRI, namun Atm khusus setor tunainnya sedang diperbaiki pada saat itu.

Sambil menunggu Petugas Bank memperbaiki Atm, saya Iseng – iseng  mencoba mengecek sisa saldo yang ada di Rekening di Atm sebelahnya, namun saya lupa – lupa ingat PIN atm saya.

Maklum Tabungan Rekening Bank BRI saya sudah lama tidak di isi dan PIN Atmnya juga menjadi lupa – lupa ingat.
Sehingga tanpa sadar sudah melakukan tiga kali  memasukan PIN Atm dan akhirnya Atm BRI  saya resmi terblokir dengan otomatis.

Bodohnya saya sempat melakukan setor tunai ke teller Bank.
Padahal kartu atm Bri sudah terblokir dan sudah tentu saat cek saldo yang ke empat tetap saja tidak bisa dilakukan.

Untuk setor tunai melalui teller Bank tetap bisa dilakukan dengan catatan kita sudah tahu no Rekening Bank kita, lalu isi Formulir khusus setoran.

Namun yang namanya Atm sudah terblokir, iya tetap saja tidak bisa melakukan transaksi menggunakan ATM, kecuali menggunakan Buku Tabungan.

Parahnya buku tabungan saya sudah hilang entah kemana, dan nasib uang yang sudah saya setor melalui teller tetap bersembunyi di dalam rekening namun tidak bisa diambil.


Lapor Ke Costumer Service Bank Bri

Karena masalah Atm Bri saya yang terblokir dan tidak bisa diselesaikan pada hari itu juga, maka keesokan harinya tanggal 17 November 2017 saya mencoba menyelesaikannya dengan cara melapor ke Costumer Service Bank BRI.

Cukup pagi saya antrinya, yaitu pukul 08.00 WIB, agar cepat selesai pikir saya.

Kata Si Mbak bagian Costumber Service yang super cantik itu, saya harus melakukan beberapa hal untuk mengurus atm Bri terblokir diantaranya :

- Menyediakan Buku Tabungan
- Menyediakan KTP
- Membuat Surat Pernyataan
- Mengisi Formulir data diri

Sebenarnya kalau hanya ATM BRI kita saja yang terblokir, kita hanya perlu menyediakan Buku Tabungan dan KTP saja.

Namun karena Buku Tabungan saya juga sudah hilang entah kemana jadi urusannya sedikit rumit dan panjang, karena harus lapor dahulu ke Kantor Polisi.

Bukti laporan kehilangan buku Tabungan yang kita dapat dari Kantor Polisi itu nanti kita gunakan untuk mengisi surat pernyataan.

Jadi Surat pernyataan dan Formulir data diri fungsinya adalah untuk menerbitkan buku tabungan yang baru.

Masalah surat pernyatan jangan khawatir kebingunggan dalam membuatnya, sebab pihak bank sudah menyediakan contohnya tinggal kita tiru dan isi saja sesuai perintahnya.

Boleh ditulis tangan boleh juga diketik melalui Komputer.

Yang penting jangan lupa saja membawa materai 6000 , karena diperlukan untuk ditempel disurat pernyataan yang kita buat.  

Masalah formulir data diri juga tidak usah khawatir, mudah kok mengisinya tinggal rajin – rajin bertanya dengan Costumer Servicenya.

Percayalah rata – rata CS Bank itu ramah dan murah senyum, dijamin betah berlama – lama di depan Costumer Service Bank. 


Lapor Ke Kantor Polisi


Karena pihak bank membutuhkan surat keterangan dari Pihak Kepolisian, maka, saya wajib lapor ke Kantor Polisi perihal kehilangan buku tabungan Bri.

Pada proses pelaporan ini, saya melapor ke kantor polisi sesuai dengan wilayah Kecamatan saya tinggal.

Sesampainya di Kantor Polisi saya harus menyediakan tiga hal :
- Fhoto Copy KTP
- Print Buku Tabungan
- Beberapa Jawaban Pertanyaan dari Pihak Polisi

Untuk berkas Fhoto Copy KTP sebaiknya disiapkan sebelum datang ke kantor polisi, sediakan saja 1 lembar.

Fhoto Copy KTP tersebut akan diambil oleh Pihak Polisi sekaligus untuk mengisi data – data diri kita pada Surat Keterangan yang dibuat oleh pihak kepolisian.

Sebelum datang ke Kantor Polisi, jangan lupa meminta ke bagian Costumer Service Bank berupa print buku tabungan.

Print buku tabungan ini sebagai salah satu bukti atau keterangan dari Pihak Bank bahwa kita memang memiliki Rekening di bank tersebut.

Print buku tabungan ini berguna untuk mengisi data -  data pada Surat Keterangan yang dibuat oleh Pihak Polisi.

Biasanya  pihak Costumer Service Bank akan memberikan print buku tabungan pada selembar kertas yang isinya berupa data transaksi keuangan, data diri  dan No Rekening Bank.

Selain menyediakan Fhoto Copy KTP dan Print Buku Tabungan, kita juga harus menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh Pihak Kepolisan seputar kehilangan buku tabungan.

Seperti : Tanggal berapa kehilangannya ? Dimana Kehilangannya ? dll, mudah kok pertanyaanya, yang penting jawab saja dengan jujur.

Maka tidak lama kemudian proses pelaporan dan penerbitan surat keterangan dari pihak kepolisian pun selesai.

Lalu dilanjutkan lapor kembali ke Pihak Bank. 


Lapor Lagi Ke Costumer Service Bank Bri

Sebelum menghadap ke Costumer Service Bank pastikan surat pernyataan yang sudah saya sebutkan diatas selesai, agar Si Mbak CS bank tidak bosan mengurusi kita terlalu lama.

Pada proses yang terakhir ini ternyata lumayan lama dan panjang juga, sebab harus isi formulir data diri, wajah kita harus difoto, print buku tabungan baru, tanda tangan dan si Costumernya harus bolak balik ke ruangan bagian dalam.

Setelah buku tabungannya selesai, maka dilanjutkan pada pembukaan blokir pada Atm saya. 

Namun berhubung kartu atm saya sudah kelihatan kusam dan sudah tidak enak dipandang, maka saya melakukan pergantian kartu atm dengan kartu baru dengan mengeluarkan biaya 15 ribu rupiah.

Setelah itu dilanjutkan dengan difotonya wajah saya kembali, yang kata si Mbak Costumer Servicenya untuk bukti bahwa sang nasabah benar – benar hadir melapor.

Setelah episode foto memfoto selesai, maka saya melakukan pergantian kata sandi pada kartu Atm.

Untuk pergantian kata sandi / PIN Atm ini memang tidak wajib, artinya kita boleh tetap menggunakan PIN yang lama dan juga boleh menggunakan PIN baru.

Karena PIN lama saya ragu sebab lupa – lupa ingat, maka saya putuskan mengunakan dengan PIN baru saja.

Setelah itu semua proses mengurus atm bri terblokir dan buku tabungan hilang pun selesai tepat pada pukul 11.00 WIB.

Itu artinya saya sudah menghabiskan waktu sekitar 4 jam pada tanggal 17 November 2017 gara – gara lupa PIN dan Kehilangan Buku Tabungan.

Jadi pesan saya kepada pembaca berhati – hatilah dengan PIN Atm dan Buku Tabungan Anda, jangan sampai lupa dan hilang, kalau Anda tidak mau repot seperti saya.

Ohy ada satu  pesan  Costumer Servicenya, yaitu saya disuruh download aplikasi BRI via Ply Store.

Tujuannya adalah jika sewaktu – waktu kartu atm Bri saya hilang, maka bisa dilakukan penonaktifan / pemblokiran kartu atmnya oleh saya sendiri melalui menu yang ada diaplikasi tersebut.

Dan untuk mengaktifkannya kembali juga bisa melalui menu di Aplikasi BRI yang sudah kita download tersebut dengan syarat no Handphone kita sudah kita daftarkan ke Pihak Bank.