Waktu saya memulai menulis artikel blog Khasiat Jitu, saya sudah terpikir dan berkeinginan untuk ternak blog, bukan ternak semut loh,,hehe. ...

Ingin Ternak Blog Tetapi 5 Hal Ini Menghantui Pikiran Saya

By | Desember 19, 2016 8 comments

Waktu saya memulai menulis artikel blog Khasiat Jitu, saya sudah terpikir dan berkeinginan untuk ternak blog, bukan ternak semut loh,,hehe.

Ternak Blog
Alasannya sederhana ikut – ikutan orang lain yang sudah banyak menghasilkan uang dari kegiatan ngeblog.

Tapi ada yang membuat saya heran, kok memperbanyak blog – blog baru disebut dengan ternak blog ? 


Mungkin istilahnya lebih keren sehingga disebut ternak blog, sama seperti ternak ayam saja. Hehe.


Nah tujuan saya seperti itulah ingin beternak blog sebanyak mungkin, tapi itu bukanlah hal mudah.


Karena membutuhkan perjuangan yang super keras, dan harus siap jari – jari tangan kita menjadi kriting akibat mengetik terlalu banyak demi mengejar hasrat “ beternak Blog “.


Soal kesabaran dalam ngeblog  saya sudah cukup sabar ( menurut saya ) hal ini dibuktikan 

selama satu tahun blog saya belum mendapatkan penghasilan dari aktivitas blogging ini.

Tapi tetap saya jalani dan rintangan bisa saya hadapi dengan sabar.


Tetapi untuk urusan ternak blog, rasanya keinginan saya ini merupakan hal baru jika akan diwujudkan.


Ada beberapa hal yang menghantui pikiran saya jika ingin mewujudkannya, seperti yang saya tulis dibawah ini.



5  Hal Yang Menghantui Pikiran saya jika ingin beternak blog :



1.    WAKTU


Saya sudah mempunyai dua buah blog, walau masih banyak kekurangan disana – sini.

Tetapi kehadiran ke dua blog tersebut membuat semangat saya dalam menulis artikel menjadi tumbuh subur, sebab trafiknya sudah mulai muncul kea rah yang positif.

Untuk menulisnya saya menyisihkan waktu disela –sela saat saya bekerja dan saat – saat tidak sibuk dirumah.

Jadi  selama 1 x 24 saya berusaha menyisihkan waktu sekitar 4 jam untuk melakukan aktivitas blogging.

Nah Jika saya ternak blog berarti saya harus menyisihkan waktu tambahan untuk menulis artikel.

Atau saya harus membuat jadwal dalam menulis artikel blog tersebut.

Untuk manambah jumlah jam dalam ngeblog rasanya agak berat, karena harus memotong waktu istirahat dan kegiatan lainnya.

Kendala waktu memang menjadi pikiran saya, sebab tanpa ada waktu yang cukup dan tepat untuk menulis , rasanya ternak blog hanyalah sebuah angan – angan belaka.

Tetapi kenapa orang lain bisa…? Mungkin rahasianya adalah pada pembagian waktu.



2.    IDE TULISAN


Terkadang untuk mencari ide tulisan satu blog saja sulitnya minta ampun, apalagi harus menulis di banyak blog.

Sulitnya mencari ide tulisan yang berkenan di hati membuat saya sedikit galau.

Karena membuat Ide Tulisan yang unik dan asli tidaklah mudah, butuh ketenangan bhatin dan otak yang segar sehingga muncul ide.

Kalau lagi stress boro – boro 10 artikel, satu saja sulit sekali menulisnya.

Mungkin saya butuh inspirasi dari blog – blog lainnya, misalnya membuat blog khusus wisata local di daerah saya.

Atau menyediakan blog khusus yang membahas hal – hal yang masih tradisional di kota saya.

Topik Blog menentukan Ide informasi apa yang akan saya tulis di blog – blog saya nantinya.

Lancarnya Ide Tulisan sangat mempengaruhi hasil ternak blog saya.

Terhambatnya Ide Tullisan akan membuat telur blog menjadi tidak menetas, jadi saya harus berpikir keras agar ternak blog menjadi kenyataan.



3.    SUKU KATA TULISAN


Saya sudah membayangkan jika saya ternak blog sebanyak 10 “ ekor “ maka itu berarti saya memiliki tanggung jawab untuk menulisnya.

Jika saya mau di cap Blogger sejati ,tapi jika saya mau di cap sebagai blogger asal – asalan, maka saya tulis semau gue saja, dengan catatan jangan berharap hasil yang memuaskan suatu saat kelak.

Saya ingin menulis satu artikel paling tidak minimal 300 suku kata, agar intinya jelas dan mudah dipahami oleh pembaca.


Atau  lebih baik kalau menulis artikel blog diatas 500 suku kata, lebih jelas, lebih bermutu dan berbobot, asal jangan banyak kata basa – basi.

Yang jadi pertimbangan saya adalah apakah menulisnya nanti harus diatas 500 suku – kata ataukah hanya 300 suku kata.

Karena dampaknya berbeda – beda baik dimata pembaca dan dimata Google.

Kalau harus menulis diatas 500 suku kata rasanya terlalu berat jika memiliki banyak blog, sehingga ternak blog pun berakhir memilukan alias bisa terbengkalai.

Lebih ringannya sich menulis dengan suku kata 300 , jadi kalau sehari
10 artikel rasanya tenaga saya masih mampu, asalkan tidak mati lampu.

Menulis 10 artikel perhari pernah saya uji cobakan saat saya upahan menulis di blog orang lain.

Dan ternyata saya mampu, lantas kenapa untuk blog sendiri tidak bisa ?



4.    MOTIVASI


Upahan menulis artikel di blog orang  selalu lancar – lancar saja, karena adanya motivasi dan dorongan factor ekonomi.

Nah kalau saya ternak blog, dorongan dan motivasinya apa ? apa hanya tiru – tiruan saja ?

Dalam tenak blog yang ingin saya jalankan ini, saya memerlukan motivasi lebih tinggi sebab saya harus bertanggung jawab dalam menghiasi blog tersebut dengan banyak artikel.

Motivasi yang lebih kuat belum saya temukan, hanya motivasi ingin mengejar penghasilan Adsense saja yang ada dibenak saya.

Padahal saya belum mencicipi indahnya Pay Out pertama dari penghasilan adsense.

Saya khawatir jika motivasi   saya rapuh, maka ternak blog menjadi aktivitas yang membosankan.



5.    PENGHASILAN BLOG


Untuk ternak blog motivasi yang wajar adalah memburu penghasilan dari jenis periklanan yang di pasang diblog.

Tetapi sepertinya masih jauh sekali cahaya penghasilan adsense tersebut karena sampai blog ini diterbitkan pada tgl 20 Desember 2016, saya masih menunggu email dari Adsense tahap review ke dua.

Jadi kalau harus menunggu Akun saya di full approved dahulu, baru saya ternak blog, mmm saya berarti menunda impian saya.

Daya tarik penghasilan dari Adsense membuat saya ingin ternak blog sebanyak mungkin, tapi dimulai dari satu blog dulu supaya saya tidak pontang – panting seperti dikejar sesuatu yang tidak Nampak.


Demikianlah artikel sederhana ini dibuat semoga bermanfaat, jika ada kesalahan pada Ide Dan Penulisan saya mohon maaf.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

8 komentar:

  1. Kalau kata Bob Sadino, bisnis itu jangan dipikir tetapi dijalani. Terkadang kita tidak melakukan sesuatu hanya karena kita takut tidak mampu.

    Kalau saya pikir, beternak blog itu jangan terlalu banyak dipikir, jalani saja dulu. Sudah pasti kita akan menghadapi masalah, waktu, pikiran, tenaga dan masih banyak lainnya. Pada saat itulah kita harus menemukan pemecahannya.

    Kalau tidak dijalani maka kita tidak akan tahu hal-hal seperti itu dan hanya akan terjebak dalam kungkungan teori.

    Saran saya sih, kalau mau beternak blog, buat saja. Tudak usah berteori. Jalani dan nikmati tetapi bersikap fleksibel lah dan sabar dalam menghadapi masalah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya yach...baru ingat kata Bob Sadino...memang sperti itu beliu memberi Motivasi " Jangan Terlalu Banyak Di pikir, jalani saja...."

      Mksih yach pak Anton ,,,Atas suport dan Masukkannya... saya jadi tambah semangatz,,nich.

      Hapus
  2. Ternak saja kang Nata, buat banyak blog yang bagus dengan artikel berkualitas. Lalu jual. Penghasilannya lumayan besar.

    Saya lihat tulisan kang Nata juga cukup baik. Just do it :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel sederhana saya ini.

      Terima kasih ataa masukannya mas....saya coba untuk mempelajarinya dan memikirkannya dahulu jika ingin jual blog - blog saya....

      Tapi untuk saat ini saya masih sayang dengan blog saya,,,sebab ditulis dengan jerih dan payah,,siang dan malam...

      Dijual murah tidak mau..dijual Mahal ,,masih sayanggg,,,heheh.

      Hapus
  3. Sayang kalau dijual mah Kang... Ada bebek bisa bertelur emas kok napa dijual.

    Ditelateni saja biar bisa bertelur emas terus...Daripada dijual murah buat ongkos ngopi aja udah abis.. mendingan terus dipelihara, paling tidak bisa bermanfaat buat orang lain.

    BalasHapus
  4. ya ,,benar kata pak Anton ...sayannnnnnggg untuk di jual..... Pelihara saja,,,,,siapa tahu,,,menjadi Blog Ajaib,,,yang sukses suatu saat Kelak.Amin

    BalasHapus
  5. Apa yang ada dipikiran dituangkan saja mas dijalankan, kalau hasilnya buruk sebuah pembelajaran, yang bisa diperbaiki dan jadi tahu dan tidak terulang lagi.

    Kalau cara saya seperti itu, apa yang ada dipikiran punya ide, saya tuangkan kemudian lihat hasilnya kalau bagus saya teruskan, kalau jelek saya perbaiki caranya.

    Jadi intinya teori - praktek- lihat hasil- evaluasi - perbaiki caranya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe..benar kata Mas Agus Teori langsung praktek,,,mkasih yach Mas atas Sarannya.

      Hapus