Cara Membuat Tempoyak Duren Yang Enak Dan Tahan Lama

Basa – basi sedikit yach…………

Tempoyak duren adalah makanan tradisional yang terbuat dari duren yang dicampur beberapa bahan tertentu dan banyak digunakan sebagai bahan penyedap beberapa masakan,seperti Pindang Ikan Patin dan lainnya.


CARA MEMBUAT TEMPOYAK DUREN
fruitofmylabour.blogspot.com

Untuk daerah Sumatera Selatan khususnya nama tempoyak duren bukanlah sesuatu yang asing didengar dan bahkan selalu digunakan oleh ibu – ibu rumah tangga dalam memperlezat masakannya.


Tempoyak duren ini kalau sedang musim duren harganya tidaklah terlalu mahal, hanya sekitar 30 ribu rupiah perkilogramnya, karena produksinya banyak


Beda sekali kalau musim duren belum terjadi, harganya bisa dua sampai tiga kali lipat, alasannya sederhana yaitu stok tempoyak duren sedikit sedangkan kebutuhan akan makanan tersebut masih meningkat.


Tempoyak duren bisa bertahan lama loh,,bisa disimpan sekitar 1 tahun dengan menggunakan cara tertentu.


Untuk kalangan yang belum pernah mencicipi tempoyak duren ini, maka biasanya agak malas memakannya sebab penampilannya yang sedikit agak kurang menarik .


Nah bagi anda yang ingin mencoba sendiri dalam membuat tempoyak duren ini, boleh mencobanya dengan cara berikut ini :



1.    Pemilihan Duren


Untuk mendapatkan hasil tempoyak yang enak dan berkualitas maka kita harus memilih duren yang sudah tua dan betul - betul masak.

Soal duren yang sudah tua dan betul – betul matang / masak saya kira anda pasti sudah tahu, yaitu duren yang saat dimakan betul – betul rasanya lembut di lidah dan terasa manis.


2.    Ambil daging durennya


Setelah durennya kita belah atau buka, maka sebaiknya kita gunakan sarung tangan dari bahan plastik, agar tempoytak stril dari kuman steril.

Kemudian kita kikis daging duren dengan sendok, dan ditempatkan pada sebuah mangkok atau wadah bersih lainnya.

Jika ada daging durennya agak keras sebaiknya dibuang saja, sebab nanti hasilnya tidak baik,kerena keras saaat akan dimakan.


3.    Campurkan bahan tambahan ini


Untuk 1 kg duren bahan tambahannya seperti garam sekitar 1 kg juga, alias 1 : 1 tujuannya agar tempoyak duren ini bisa bertahan lama dan untuk sedikit menawarkan rasa manis yang berlebihan pada tempoyak  duren, sehingga hasilnya nanti bisa gurih dan nikmat.

Sedangkan campuran bahan lainnya adalah cabe, boleh cabe rawit atau cabe kriting dan jumlahnya juga boleh sekitar 10 – 15 buah cabe dan boleh lebih, fungsinya adalah sebagai bahan perasa pedas saja.

Ingat masukan cabe bulat – bulat saja,kalau cabenya ditumbuk akan menjadikan rasa tempoyak duren jadi tidak baik.

Jadi kalau yang ingin rasa yang cukup pedas boleh memberikan cabe lebih dari jumlah 15 buah.

Ingat cabe dan garam ini jangan diadonkan kedalam tempoyak duren dahulu, sebab hasilnya akan membuat tempoyak berbusa dan tidak tahan lama.


4.    Masukkan perlahan di wadah khusus


Setelah daging duren dikikis dan garamnya ada , serta cabe disiapkan maka, kita harus menyiapkan tempat khusus seperti stoples atau guci, tergantung jumlah tempoyak durennya.

Masukan sedikit –sedikit daging duren yang sudah dikikis tadi, lalu ditaburi garam dan cabe, lalu ditimpa lagi dengan daging duren baru, lakukan terus – menerus secara berulang hingga daging duren habis dimasukkan.

Setelah itu tutup rapat – rapat mengunakan plastik, agar udara dan binatang tidak masuk ke dalam.

Setelah satu minggu maka daging duren tersebut akan berubah menjadi tempoyak duren yang enak dan gurih.

Tempoyak duren tersebut bisa bertahan sampai satu tahun, asalkan tetap ditutup rapat dan pengambilannya tidak menggunakan tangan secara langsung melainnya melalui benda seperti,sendok.


Warna tempoyak duren saat kita buka setelah satu minggu tidak jauh berbeda saat kita masukkan pertama kali,Cuma beda rasanya saja.


Boleh juga dimakan secara langsung, digoreng atau untuk bumbu penyedap Pindang Ikan.


Demikianlah artigkel singkat ini dibuat semoga bermanfaat, jika ada kesalahan pada Ide dan Penulisan saya mohon maaf.