Adat Sebambangan umumnya sering terjadi pada zaman orang tua dan kakek nenek saya dahulu. Tetapi dizaman modern sekarang ini, tetap ada ...

Adat Sebambangan Di Kabupaten Ogan Komering Ulu

By | Februari 09, 2017 Leave a Comment

Adat Sebambangan umumnya sering terjadi pada zaman orang tua dan kakek nenek saya dahulu.

ADAT SEBAMBANGAN, KABUPAEN OGAN KOMERING ULU, BAMBANGAN
Tetapi dizaman modern sekarang ini, tetap ada saja sepasang kekasih yang melakukan adat sebambangan di Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Teruss,,apa itu Sebambangan ?


Sebambangan adalah Sepasang kekasih bujang dan gadis yang sudah menjalin cinta, namun saat ingin menikah ada kendala, sehingga mereka pergi secara diam – diam ke Penghulu, KUA atau Orang lain yang bisa menikahkan mereka.


Apa kendala yang terjadi sehingga harus Sebambangan ?



-    Cinta sepasang sejoli tersebut tidak mendapat restu dari orang tua


Karena beberapa alasan tertentu sehingga orang tua mereka melarang atau menunda untuk menikahkan mereka.

Karena rasa cinta mereka yang ingin segera diwujudkan maka sepasang kekasih tersebut mengambil jalan pintas, yaitu sebambangan.


-    Ingin segera menikah tetapi keuangan belum memadai


Karena kuatnya rasa cinta mereka berdua, sehingga tidak sabar lagi untuk menikah, tetapi keuangan belum memadai sehingga ditempuhlah dengan cara sebambangan.

Dengan harapan bisa menikah langsung di KUA atau di tempat Sang Lelaki pujaan Hati.

Tetapi bisa juga menikah ditempat sang wanita, jika kedua pihak keluarga sudah bermusyawarah dan sepakat.


Hal – hal yang terjadi selama  proses adat sebambangan terjadi



-    Si Lelaki Menjemput Si Gadis


Karena sepasang kekasih tersebut memang sudah berniat kuat ingin menikah dengan cara sebambangan, maka si lelaki menjemput si gadis untuk dibawa kerumahnya atau ke Penghulu.


-    Si Gadis Meninggalkan Pesan


Karena si gadis akan pergi menikah secara diam – diam, maka sigadis harus meninggalkan pesan berupa surat yang intinya ia sebambangan dengan lelaki pujaan hatinya.

Surat tersebut biasanya ditempatkan didalam karung beras, jadi saat orang tuanya akan menanak nasi maka surat tersebut akan mudah ditemukan.

Atau biasa ditempatkan di tempat yang mudah terlihat oleh anggota keluarga.


-    Si Lelaki mengutus keluarga ke rumah si Gadis


Setelah si gadis sudah berada dirumahnya atau ditempat penghulu, maka keluarga si bujang harus datang untuk memberi tahukan ke keluarga si gadis bahwa mereka berdua sebambangan.


-    Kedua Keluarga Bermusyawarah


Karena ke dua sejoli tersebut sudah sebambangan, dan kedua belah pihak keluarga sudah tidak mepermasalahkan lagi, maka mereka biasanya bermusyawarah untuk menentukan tanggal pernikahan mereka.

Mereka bisa mengelar acara pernikahan secara sederhana dan juga bisa besar – besaran.

Tergantung kesepakatan kedua belah pihak keluarga, yang intinya mereka berdua harus segera di Nikahkan.


Demikianlah artikel singkat tentang adat sembangan ini dibuat semoga bermanfaat jika ada kesalahan pada Ide dan Penulisan saya mohon maaf.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: