22 Maret 2017

Bedah Fhoto Kebun Raya Bogor Ala Admin Blog Asik Pedia

Mungkin Anda tidak percaya bahwa kedua fhoto yang saya muat diartikel ini memiliki kelebihan yang istimewa baik dari segi teknik pengambilan fhoto atau cerita dari gambar yang diambil tersebut.

Sebelumnya saya akan katakan kepada pembaca dulu, bahwa kedua gambar tersebut adalah kiriman dari Sahabat saya Pak Anton Pemilik blog lovelly Bogor via email.


Dan gambar tersebut adalah asli tidak ada editan sama sekali, kedua gambar ini adalah karya Pak Anton dan Anaknya yang sering dipanggil “ Si Kribo “, saat berwisata ke Kebun Raya Bogor.


Tentunya bedah fhoto ini, ala saya yang masih awam dan amatiran masalah fhoto, tapi mungkin tulisan ini sependapat dengan Anda.


Saya anggap ini semua sebagai bahan pembelajaran dan latihan buat  saya sendiri.


Ok, langsung saja….


1. Fhoto Jalan Kenari II Kebun Raya Bogor


FHOTO KEBUN RAYA BOGOR
Karya " Arya Fatin Krisnansyah " 

Fhoto ini adalah karya anak Pak Anton yang bernama Arya Fatin Krisnansyah yang sering dipanggil Pak Anton dengan sebutan ‘ Si Kribo ‘.


Apa yang saya bedah terhadap fhoto Jalan Kenari II Kebun Raya Bogor ini :



- Dari Sisi Cerita Fhoto atau Gambar


Selintas gambar atau fhoto ini hanyalah pemandangan biasa, yaitu sebuah hutan yang sedang diguyur hujan gerimis.

Tapi….apakah anda berpikir bahwa ini adalah hutan biasa..? dan anda berpikir bahwa anda sering melihat hutan tua ini dengan mudah disuatu tempat, selain di Kebun Raya Bogor ?


Saya kira anda salah besar…..


Sebab tanaman di Kebun Raya Bogor ini adalah kumpulan dari berbagai macam jenis tanaman langka yang ada di dunia ini.


Jadi gambar yang dimuat diatas adalah sebuah pemandangan yang langka, yang sudah dipertontonkan kepada kita para pembaca.


Coba anda lihat pohon – pohon yang sudah banyak di lilit atau dijalari oleh tanaman lainnya, sehingga batang pohonnya seperti tidak kelihatan lagi.


Itu menandakan, bahwa yang memfhoto gambar diatas ingin menunjukan, bahwa pohon tersebut sangat tua, lebih tua umurnya dari kita sebagai pembaca.


Pohon – pohon seperti ini, sulit kita lihat karena habitatnya hanya ada di Kebun Raya Bogor atau di Hutan Rimba.


Tapi apakah dihutan rimba masih ada…? Kalaupun ada, dimana …? Di pedalaman Kalimantan ? rasanya tetap sulit kita menemukannya.


Tapi dengan memandangi fhoto atau langsung berwisata ke kebun raya Bogor, maka kita akan menikmati pemandangan yang sudah terbilang langka ini.


Gambar hasil jepretan Arya Fatin Krisnansyah ini juga, menceritakan betapa enaknya berjalan kaki di Jalan Kenari II tersebut, karena memiliki jalan aspal yang mulus.


Dan memiliki tempat duduk, jika sudah capek keliling ditempat tersebut.


Hawa sejuk di Kebun Raya Bogor sudah terbayang pada pikiran saya,  baik saat hujan maupun setelah hujan usai.


Dan merupakan tempat yang nyaman bagi tanaman yang ada disana, karena curah hujan selalu cukup, sehingga tidak menyebabkan tanaman menjadi mati.


Ingat kebun raya Bogor, pada gambar diatas membuat saya ingat pada kebun saya sendiri, walau tidak seluas kebun di Bogor ini.


Tetapi pemandangan alami yang ditampilkan, sungguh membuat saya merindukan saat – saat saya masih kecil dahulu.


Bagaimana pembaca……cukup banyak bukan cerita yang disampaikan oleh gambar diatas.


Sebenarnya lebih banyak lagi…tapi saya buat ringkas saja, agar pembaca tidak mengantuk,,hehe.



- Dari Sisi Keunikan Gambar


Mungkin pembaca tidak sabar yach ingin segera mengetahui , apa keunikan gambar yang saya sukai ini….


Ok.langsung ke TKP…….


Coba anda tebak,,,apakah pengambilan gambar dilakukan saat hujan turun atau saat hujan sudah berhenti ?


Ayo lihat kembali gambar diatas dengan jelas.


Salah satu keunikan gambar ini menurut saya adalah gambar atau fhoto tersebut tidak mungkin ada yang bisa membuatnya sama persis.


Walaupun situasi yang terjadi tetap sama, kok begitu ?


Ya iyalah mana ada orang yang bisa merekayasa daun – daun kuning yang bertebaran dengan sama persis.


Dan saya pikir, mungkin jarang di sana orang memfhoto situasi di Kebun Raya Bogor saat hujan ditambah yang difhoto juga adalah pohon yang sudah tua – tua pula, khas KRB.


Artinya gambar ini tidak akan ada duannya, itu sisi keunikannya menurut saya..hehe.


Ohy…bagaimana dengan pertanyaannya yang saya ajukan diatas tadi..? apakah pembaca sudah menebak, apakah gambar ini dibuat saat atau usai hujankah ?


Ok.saya langsung jawab….


Gambar diatas ternyata dibuat saat hujan masih turun, tetapi masih gerimis.


Keterbatasan kemampuan Smartphone yang dipakai oleh pemilik gambar ini,sehingga tidak bisa menampilkan hujan gerimisnya.


Saya saja awalnya menebak gambar atau fhoto diatas diambil saat hujan usai dan ternyata saya salah.


Setelah diberi tahu oleh pemilik gambar, saya langsung percaya bahwa gambar JL. Kenari II di Kebun Raya Bogor ini, memang diambil saat hujan masih turun.


Walau hanya menggunakan Smartphone, kualitas gambar yang dibuat tetap memuaskan saya sebagai pengemar fhoto – fhoto kebun raya Bogor.


- Dari Sisi Teknik Pengambilan Fhoto


Coba anda kembali lihat fhoto gambar diatas,,,kira2 bagaimana posisi orang yang mengambil fhotonya ?


Menurut saya posisi yang dipakai adalah setengah berdiri atau jongkok, bukan berdiri sempurna.


Kok sok..tahu..?


Bukan saya sok tahu…., Cuma dugaan saja…hehe.


Coba anda perhatikan kursi atau tempat duduk sebelah kiri yang paling dekat dengan posisi pengambil gambar.


Seandainya gambar ini diambil dengan posisi berdiri, maka kursi atau tempat duduk yang saya maksud tidak mungkin bisa masuk ke dalam gambar, sebab hanya menggunakan kamera smartphone.


Yang sudah tentu punya keterbatasaan, kemampuan dalam mengambil gambar.


Dengan berdiri tepat ditengah jalan, seolah – olah yang membuat gambar diatas, ingin membuat Fhoto Simetri, tapi sayang gambar dikiri kanan jalan tidak sama persis.


Karena yang ingin diunggulkan oleh pengambill fhoto adalah Jalan dan Pohon di Kebun Raya Bogor, sehingga kuat dugaan saya teknik pengambilan gambarnya menggunakan teknik extra Long Shot atau very long shot.


Dimana tujuannya adalah untuk mengambil area secara luas atau keseluruhan dari jalan dan tanaman yang ada di depan Kamera.


Karena memang itu yang ingin ditonjolkan.



2. Fhoto Kebun Raya Bogor di JL. Kenari II


fhoto kebun raya Bogor
Pakai Kamera Smartphone Saja lo, Karya Anton Ardiyanto

Sama seperti halnya dengan gambar diatas, maka saya coba membedah versi saya sendiri dari tiga sudut saja :



- Dari Sisi Cerita Fhoto


Antara fhoto pertama dan kedua ini, memang sama – sama menunjukan pemandangan pohon – pohon di Kebun Raya Bogor baik saat hujan atau usai hujan, akan tetapi pada fhoto kedua ini terdapat dua orang yang bersepeda dijalan Kenari II tersebut.


Sehingga lebih terlihat menarik, karena menunjukan bahwa ada orang yang bermain di jalan Kenari II di Kebun Raya Bogor.


Pertanyaanya adalah saat hujan turun, mereka berdua, berteduh dimana ?


Karena menurut informasi tidak ada tempat berteduh saat hujan turun.


Ok.kita lupakan sejenak masalah mereka tersebut, kita beralih ke cerita yang ditunjukan pada gambar diatas.


Fhoto atau gambar ini lebih menonjolkan dua aspek, yaitu jalan dan pohon tua di Kebun Raya Bogor.


Seolah – olah pengambil fhoto ingin menceritakan bahwa disana banyak pohon – pohon langka dan untuk menikmatinya bisa menunju ke salah satu jalan di Kebun Raya Bogor, yaitu jalan Kenari II.


Sosok anak kecil yang bersepeda dan anak yang mengiringinya, pada gambar ini seolah – olah menunjukan bahwa anak – anak suka bermain dengan nyaman dan aman disana, walau orang tuanya munkin berada diposisi agak jauh.


Secara ringkas gambar atau fhoto ini menceritakan tentang “ bermain dan berwisata di Kebun Raya Bogor Saat hujan gerimis “.


Kalau menurut pembaca bagaimana ?


- Dari Sisi Keunikan Gambar


Saat melihat pertama kali gambar ini, saya langsung tertarik.Rasa ketertarikan ini cukup beralasan, karena gambar tersebut cukup unik menurut sedut pandang saya.


Apa yang unik dan menarik ?


Yaitu Seni Pengambilan Gambarnya dan Gambarnya tidak Direkayasa, dan  kedua anak yang lewat dijalan tersebut, memang ada tanpa diundang.


Apa anda bisa membuat gambarnya sama persis seperti gambar diatas..? dengan situasi hujan ? dan anak kecil  yang bersepeda, dan di KRB tentunya.


Mungkin anda akan geleng –geleng kepala….


Nah itu dia sisi keunikannya menurut saya, yaitu sebuah kejadian yang diabadikan berupa fhoto dan tak bisa diulang kembali.


Tapi karena yang ingin ditonjolkan oleh pengambil gambar ini adalah Jalan dan Pohon – pohon, maka gambar anak yang bersepeda dan orang dibelakangnya menjadi kurang kelihatan dengan baik.


Dan sepertinya memang sengaja dibuat seperti itu , tergantung factor tema apa yang akan diusung oleh pengambil gambar itu sendiri.


- Dari Sisi Teknik Pengambilan Fhoto


Kalau saya boleh menebak, terknik pengambilan fhoto Jalan Kenari II di Kebun Raya Bogor ini, menggunakan teknik Extra  Long Shot Atau Very Long Shot.


Yaitu pengambilan gambar mencakup area yang luas.


Kalau tidak salah sich, maklum saya tidak begitu paham, tapi coba – coba saja untuk belajar.


Dengan mengunakan teknik ini, maka ternyata membuat gambar diatas terlihat lebih unggul sebab, pesan yang ingin disampaikan pada gambar, menjadi lebih mudah ditangkap oleh mata.


Dan lalu bisa dicerna oleh Akal dan Pikiran.


Kesan Pohon – pohon dan Jalan di Kebun Raya Bogor yang ingin ditunjukkan  menjadi lebih dominan, sesuai dengan keinginan pengambil gambar.


Dengan mencermati setiap sisi dari gambar atau fhoto yang dibuat oleh orang yang sudah terbiasa menggunakan teknik fhotografi, secara tidak sengaja kita akan belajar fhotografi.


Dan seorang blogger pemula seperti saya, ternyata membutuhkan ilmu ini.


Bagaimana menurut komentar anda ? 


Demikianlah artikel singkat ini dibuat semoga bermanfaat, jika ada kesalahan pada Ide dan Penulisan saya mohon maaf.








0 komentar

Posting Komentar