20 Juni 2018

Pengalaman : Tetangga Ngamuk Gara – Gara Ada Oknum Yang Ngintip

Antara tahun 2003 – 2006 saya sempat kerja di Perkebunan Kelapa Sawit sebagai tenaga Lapangan.

Selama itu juga kami bobok di sebuah perumahan yang berbentuk kopel semi permanen, lebih tepatnya perumahan tersebut mirip rumah – rumah kontrakan yang dipisahkan oleh sekatan yang berupa dinding papan.

Dalam satu perumahan kopel  memanjang tersebut, hanya memiliki empat pintu.

Pengalaman : Tetangga Ngamuk Gara – Gara Ada Oknum Yang Ngintip


Satu pintu atau ruangan bisa dihuni oleh 2 sampai 7 orang dan kami menghuni perumahan paling ujung.

Selama jadi penghuni perumahan tersebut, kami memang sudah mendengar gosip – gosip yang kurang sedap. Yang Mana penghuni perumahan no 3 ( tiga ) sering berisik di saat sedang menjalankan Sunnah Rasul bersama istrinya( Making Love ) .Mengertikan maksud saya.

Nah gara – gara suara aneh inilah rupanya memancing salah satu oknum dari perumahan lainnya untuk nekad mengintip.
Ruangan tempat tinggal kami memang sudah biasa ramai, baik siang maupun malam, pokoknya seperti orang yang sedang rapat.

Tidak heran bagi kami kalau banyak orang yang sedang keluar masuk, karena memang tempat kami adalah tempat orang yang suka ngumpul dan ngobrol ngarang ngidul.Mirip Pos Ronda.

Hingga suatu malam antara pukul 20.00 – 21.00 WIB, ada suara yang agak keras keluar dari lubang Plafon dan buru – buru keluar menuju pintu belakang dan lenyap di dalam kegelapan tanaman kelapa sawit.

Kamipun tidak sempat mengetahui siapa oknum yang berlari tersebut, karena lubang plafon lokasinya berada di dalam kamar dan kami sedang berada diruang tamu.

Dan tak lama kemudian ada suara yang mengejutkan kami……

“ brakkkk… brakkkk…brakkk… “  diiringi suara orang yang sedang marah besar.

Kaca depan rumah pun hancur , karena dipukul dengan sebuah Parang. Kamipun berlarian keluar dan hanya terdiam saja. Sebab mana berani menghadapai si Tetangga yang ngamuk tersebut.

Rupanya si Onkum yang mengintip tersebut sudah ketahuan oleh tetangga tersebut sehingga ia mengejar ke tempat kami.

Kejadian di malam tersebut cukup menghebohkan seantaro perumahan, sehingga banyak orang bela-belain untuk mencari si oknum yang sudah lari entah kemana.

Bersyukurnya adalah si oknum sudah diketahui indetitasnya, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan terhadap kami.

Seiring waktu si Oknum pengintip tersebut tidak muncul  - muncul selama beberapa bulan, sedangkan sang istrinya masih tinggal diperumahan.

Entah karena angin apa, sehingga si Oknum pengintip tersebut akhirnya datang lagi.

“ Wah cari mampus nich pikir kami “.

Saat kedatangannya itu, sempat adu mulut dan hampir terjadi tindak kekerasan. Untunglah si Oknum tersebut tidak melawan dan hanya ingin meminta maaf saja.

Dan akhirnya si Tetangga tersebut memberikan Maaf. Untung emosi tetangga tersebut sudah mereda, kalau tidak, mungkin kepala sudah terpisah dari tubuh.

Semenjak kejadian itu tidak ada lagi orang yang berani  mengintip.Kecuali punya modal nyawa cadangan.

 # Pelajaran yang bisa diambil dari pengalaman ini :
- Please, Jangan berisik ketika sedang Making Love biar tetangganya tidak terpancing berbuat iseng
- Please, Jangan nekad mengintip sesuatu yang tidak dihalalkan
- Please, buat Para pembuat rumah kontrakan, agar dibuatkan sekat diatas plafon agar orang – orang tidak berlari kesana kemari diatas tempat tidur orang lain
- Please jangan berpikir “ ngeres “ ketika membaca tulisan ini.

Artikel Terkait

14 komentar

menurut saya pribadi hal itu wajar mas, ya itung-itung sebagai pelajaran bagaimana kita membangun keluarga yang lebih baik dan tetap terkoneksi bersama masyarakat. Kalau tetangga tidak mau mengalah, tidak ada salahnya kita yang lebih dulu meminta maaf

Tidak terbayang gimana kisruhnya keadaan pada saat itu. Semoga menjadi pembelajaran buat kita semua

hhhh, jadi penasaran. wkwkwk

Emosi orang2 lapangan di daerah perkebunan itu mengerikan lho, apalagi di luar jawa, aduh serem. Soal intip2 bisa saja berujung maut, apalagi uang dll. Ngeri deh pokoknya.

Lagian sih, ml gak pake perasaan, jd kan bikin kepo yg laen. #nasib bujangan dan #ldr

pelajaran buat oknum pengintip, kalo yang enak2 itu belum tentu beneran enak. Dan ga ada cara lain untuk mengetahui keberannya selain dengan cara tersebut.
Dahsyat kan jadinya.

Haha,, iseng bangat dah.lagian desahan kekencangan kali yaa 🤣🤣

Baca artikel ini aja jantung udh berdebar-debar apalagi kalo waktu kejadian ada disana ya...

Aku malah bayangin ... cerita mendebarkan ini diangkat jadi film dan kang Nata yang jadi pemainnya 😁

Cocoknya jadi pemeran si pengintip atau ... heuum pemeran yang diintip ...
xixixi

Please juga jangan cekakakan di malam hari.

Sebab mungkin bisa menggangu konsentrasi seseorang yang sedang tidur. hihi

Ha...ha, kok ya nggak ngontrak rumah ndiri aja to yang udah nikah itu...
Biasanya yang kepancing buat ngintip kan yang blm nikah krn penasaran.

Lagian...berisik juga sih����

mengintip adalah tantangan yg susah dibendung

Jadi pembelajaran buat si pengintip bahwa jangan suka iseng mengintip orang !Ngga usah kepo sama urusan orang.. Kalau nggak ntar taruhannya nyawa..!Wah Serem jadinya...

Ampun lagian ngapain si pelaku itu, nekat amat. Otak saya nyampe jika itu anak muda (bujangan). Tapi kalau sudah beristri. Berart si pelaku Komboy, untung ya Kang pelakunya sudah diketahui identitasnya jika tidak. Apa jadinya kang nata dan teman-teman yang lagi nongkrong itu, ngeri-ngeri sedap rasanya hehhee


EmoticonEmoticon