07 November 2018

Harus Pilih siapa ? Kalau Orang terdekat Mencalonkan diri Sebagai Anggota Badan Permusyawaratan Desa ( BPD )

Tahukan Anda apa itu Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) ?

“ Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) menurut wikipedia.org adalah merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. BPD dapat dianggap sebagai "parlemen"-nya desa. BPD merupakan lembaga baru di desa pada era otonomi daerah di Indonesia.

Anggota BPD adalah wakil dari penduduk desa bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat. Anggota BPD terdiri dari Ketua Rukun Warga, pemangku adat, golongan profesi, pemuka agama dan tokoh atau pemuka masyarakat lainnya. 

Masa jabatan anggota BPD adalah 6 tahun dan dapat diangkat/diusulkan kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya. Pimpinan dan Anggota BPD tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai Kepala Desa dan Perangkat Desa.

Peresmian anggota BPD ditetapkan dengan Keputusan Bupati/Wali kota, dimana sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah/janji secara bersama-sama dihadapan masyarakat dan dipandu oleh Bupati/ Wali kota.

Ketua BPD dipilih dari dan oleh anggota BPD secara langsung dalam Rapat BPD yang diadakan secara khusus. BPD berfungsi menetapkan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

Harus Pilih siapa ? Kalau Orang terdekat Mencalonkan diri Sebagai Anggota Badan Permusyawaratan Desa ( BPD )


Persoalan yang saya hadapi sekarang ini adalah orang – orang yang akan mencalonkan diri sebagai Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) semuannya adalah orang terdekat saya.

Binggung bin pusing siapa yang harus saya pilih. Pilih A tidak enak dengan si B, Pilih Si B tidak enak dengan Si C.

Sampai – sampai tubuh saya terasa panas dan dingin, seperti kena malaria, hahaha……dilema sekali pokoknya.

Mungkin ini yang disebut dengan Buah Simalakama ? entahlah, yang jelas terjebak dalam situasi seperti ini, tidak enak sekali. 

Untuk tidak memilih alias golput itu tidak mungkin, karena saya harus mendukung proses Demokrasi.Ciee…cieee…

Kalau dinilai dari segi kualitas mereka semuanya berkualitas, lantas saya harus pilih siapa yach…..?

Oh My God, berikan hambamu ini petunjuk dan hindarkan kami dari perpecahan.AMIN

Kalau menurut Anda Bagaimana ?

Artikel Terkait

7 komentar

Pilih sesuai hati nurani Kang Nata saja.. toh setelah memilik Kang Nata ga perlu bilang siapa yang dipilih. Prinsip kerahasiaan tetap ada dalam pemilihan anggota BPD.

Kalau bingung ya sudah biar adil pilih semuanya saja. Soal nanti siapa pemenangnya ya urusan nanti.

Solat istikharah dulu kang baru tenang milih karena itu petunjuk. Tapi klo harus milih waktu itu juga paksa pakai lempar coin. Kalau sebelah atas gambar A, maka pilih A, kalau yang keluar gambar B pilih B
😸

Pernah juga kejadian kayak gitu.
Dan aku golput aja

Jalan tengah. Biar nggak ada buntutnya

Kalau partisipasi di demokrasi nanti bisa ikutan pas milih gubernur atau presiden aja wkwkkw

yang paling capable and acceptable.
cherioo

Kepala BPD memang harus yang berkualitas dan punya kepribadian yang bisa dijadikan kiblat. Kalau semuanya berkualitas, apa perlu ngitung kancing baju? Qiqiqiq.

Yang dipilih yang sesuai dengan hati nurani,, itu yang terbaik karena hati ga pernah salah hehehehe


EmoticonEmoticon