22 Januari 2020

Surat Terbuka Untuk Admin Maniak Menulis


Hallo Pak Anton, apa kabarnya ? 

Masih repot mengurus Produk Tas Blacuk ? 

Keren dan saya setuju banget dengan Ide membuat produk seperti itu.  Apalagi ternyata si tas Blacuk memiliki website sendiri, mmmm.....tambah salut nih terhadap keseriusannya dalam menjalankan bisnis tas ramah lingkungan yang bernama " Blacuk " itu.

Ohy.....Pak, kalau nanti Pak Anton butuh blog untuk pemasangan artikel tema tas blacuk , pintu blog saya terbuka lebar loh, Tenang ajah Free kok ! buat teman sendiri apa sih yah ngak !..hahaha....

Namun kalau nanti ada program bagi - bagi tas Blacuk secara free, bolehlah nama saya dimasukan kedalam list. ( biasanya kalau ada orang dalam, Semua urusan bakal lancar,hihihi.Bercanda kok ).

Dari bulan Desember  2019 hingga bulan Januari 2020 ini, saya selalu perhatikan dan membaca tulisan Pak Anton di Blog Maniak Menulis. Namun belum sempat berkomentar, Maafin yeee.....bukan karena saya kesal,marah atau sewot dengan Pak Anton, namun akhir -akhir ini , saya kok lebih nyaman kalau cuma sekedar jadi pembaca. #mungkin bawaan sedang butuh Cuan' kali yah,hahaha....

Ketika diakhir tahun  2019 ngak ada tulisan terbaru  di blog MM , saya sempat menduga Pak Anton sedang nulis di blog - blog lainnya.Tapi dugaan saya salah, Pak Anton rupayanya sedang mengarap bisnis tas blacuk bareng teman lama yah, hihihi....sippp pakai dua telor deh...!!!




Ohy.... saya ucapkan tengkyu banget yah, sebab Pak Anton sudah merealisasikan tulisan tentang " CARA MENGELOLAH BLOG YANG BAIK  " di blog Maniak Menulis, Pakai seri lagi. Saya tidak menyangka kalau dibuat ber-seri seperti itu, kirain satu tulisan saja.

Saya sudah baca kok tulisannya, rata - rata ngak ada tulisan yang terlewatkan oleh saya, namun itu tadi saya belum sempat berkomentar. #Anggap saja tulisan berbalut surat terbuka ini ada perwakilan komentarnya.hihihi.

Ohy lagi, saya ucapkan terima kasih banyak yah, karena sudah mengukir nama blog saya di artikel tentang " HUTANG ". Jujur sih kalau saya mah ngak menganggap tantangan saya waktu itu adalah Hutang, Melainkan Kas Bon, hahahah. # Aslinya sih saya hanya ingin mendorong  Pak Anton untuk mengeluarkan ilmu Blogging-nya, sehingga para pemain baru tidak salah langkah.#Kayak saya.hihihi.

Trus , kenapa tas ramah lingkungannya ( Blacuk ) , berwarna Putih semua ? 

Apakah ada warna lain seperti warna Pink, hitam atau yang lainnya. Kalau menurut saya sih, kuda ada warna lainnya pak, siapa tahu ada yang ada yang tidak suka warna putih, karena khawatir takut mudah kelihatan kotor  ketika sedang di isi dengan talas Bogor misalnya.

Ohy Pak, saya penasaran nih dengan wanita yang berbaju hijau muda yang  menjadi foto model Tas Blacuk ? 

Kira - kira siapa yah...? 

Apakah si buk Kumendan ? 

Soal siapa yang memfoto si Model  ngak usah dibahas dah, sudah bisa ditebak siapa yang memfotonya.Pasti si Bapaknya Kribo.Iya kan ?

Sudah dulu yah surat terbuka ini saya buat, biar pembaca ngak pada muntah, hahahah.

# Eee..ini surat atau curhatan sih. Two in One ajahlah. heheh.

12 komentar

  1. tas blacuk ini nama "blacuk" merk kah yang dimaksud?
    blacuk itu kayak sejenis karung goni bukan ya ehehe, duh apa ya namanya soalnya mirip mirip

    BalasHapus
    Balasan
    1. Blacuk adalah merek Tas Blacu...:-D

      Namanya memang sengaja dubuat begitu untuk mengingatkan dari bahan apa tas itu dibuat, yaitu bahan blacu, atau kain setengah jadi dan tanpa proses pewarnaan yang bisa menambah pencemaran lingkungan

      Hapus
  2. wakakakakakaka, eh iya juga ya, akan lebih baik kalau warnanya krem, kalau hitam juga agak serem jadinya.
    Jadi mending warna tanah gitu :D

    Btw, pak Anton keren banget ya, makin banyak aja usahanya :D

    Sebagai teman boleh nih disebarkan info bisnisnya, sayapun juga bersedia kok :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih terima kasih... Rey...

      Nanti ada saatnya saya menghubungi Rey dan Kang Nata untuk urusan bisnis Blacuk, setelah Blacuk benar-benar siap. Walau teman, nanti kita coba menjadi pro yah

      Hapus
    2. Waahhh boleh Pak, kami mah dengan senang hati membantu :D

      Hapus
  3. Saya jadi kepo pak anton dan tas blacukšŸ¤”

    BalasHapus
    Balasan
    1. Orangnya ada disini kok ga usah kepo.. kalau ga salah juga kita sudah beberapa kali bersua juga

      Hapus
  4. Hahahahaha... Kang Nata benar-benar ada-ada saja

    1. Iyah, saya cuti lumayan lama, tetapi sudah kembali aktif ngeblog, bahkan sekarang mulai ngeblog di FB untuk Blacuk

    2. Makasih sama-sama, sebagai pencetus ide, wajar kalau ahrus disebutkan dalam tulisan karena itulah memberi ide banyak kepada saya buat jadi bahan tulisan

    3. Kenapa Blacuk tidak Pink atau Hitam atau warna lainnya, jawabnya karena saya mau lebih ramah lingkungan.

    Warna Blacuk sebenarnya agak kekuningan, cuma mungkin karena difoto terlihat lebih putih.

    Sengaja tidak dibuat pink atau hitam atau warna lainnya karena untuk membuat warna seperti ini butuh proses tambahan. Dan proses tambahan itu membuat Blacuk berkurang ramah lingkungannya karena proses pewarnaan pasti akan berimbas pada lingkungan

    Jadi, blacuk itu memakai bahan dasar blacu, yang pada dasarnya kain setengah jadi dan bukan kain jadi agar tidak menambah pencemaran lingkungan juga.

    Itu konsepnya.

    4. Bukan, yang memakai baju hijau itu bukan bu Kumendan. Itu teman lama yang berpartner membuat Blacuk. Untuk sementara saya memakainya sebagai model dulu

    Kang Nata silakan kirim alamat via email dan saya akan kirimkan satu tas Blacuk untuk Kang Nata. Tanda terima kasih sudah memberi saya ide yang bagus sekali.

    Gitu Kang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah masuk akal sih ya Pak, kalau warna warni memang bagus, tapi menyalahi maksud ramah lingkungan karena ada pewarnaan segala.
      Kecuali pewarnaan alami, tapi ya rempong juga, nambahin biaya produksi tersu harga jual jadi naik, padahal tasnya kan aslinya buat serba guna gitu ya, bukan buat s=fashion show hahahaha

      Hapus
    2. Asik Kang Nata dapet tas Blacuk gratis.... hehehe

      Hapus
  5. Mana ni Ta sBlacuk-nya?
    Pastinya tas ini mendukung program back to naturem ya Kang?
    Saya mendapat oleh-oleh dari kenalan di Jepang itu tas bahan blacu dengan sablon kota Tokyo.

    Ada bocoran ini tas Blacuk bisa dibeli di mana?

    BalasHapus
  6. Btw kok jd penasaran sm tasnya sih kang. Hhh
    Nih admin tas blacuk kudu baca tulisan kang nata, kasih kang nata tasnya biar bisa diiklanin dimari. Hihi

    BalasHapus

Mohon ketika berkomentar harap menggunakan Akun Blogger , G+,Anonymous kalau URLnya di isi dengan Nama Blog, Maka dengan berat Hati komentarnya tidak saya Posting, :)
EmoticonEmoticon