26 Juni 2020

Cara Membersihkan Karang Gigi dengan Pasta Gigi


Gigi yang berlubang dan gusi yang sakit tentu menjadi masalah kesehatan gigi yang sering dikeluhkan banyak orang. Namun, apakah Anda tahu jika masalah kesehatan gigi berupa karang gigi juga menjadi satu masalah yang sering membuat pusing penderitanya? Ya, karang gigi memang tidak sakit, tapi masalah ini bisa menyebabkan krisis kepercayaan diri. Pasalnya, gigi jadi tidak bersih dan tidak putih. Lalu, dimana ya kita bisa menemukan tempat jual pasta gigi yang bisa untuk bersihkan karang gigi? Yuk, simak ulasannya berikut ini.



Cara Membersihkan Karang Gigi

Hanya berkumur dengan air saja, karang gigi tidak bisa dibersihkan. Lalu, bagaimanakah cara membersihkan karang agar gigi menjadi putih dan percaya diri kita timbul kembali?

      1. Scalling Gigi

Pertama, Anda bisa membersihkan karang gigi dengan cara menggunakan metode ultrasonic scalling gigi. Bersyukurlah akan adanya kecanggihan teknologi sehingga tentunya karang gigi bisa dibersihkan dengan mudah. Dengan alat berupa ultrasonic scaller ini, karang akan dibuang hingga ke bagian sela-sela gigi yang mungkin tidak bisa Anda jangkau sendiri dengan sikat gigi biasa.

2.Flossing Gigi

Selain scalling gigi, cara kedua adalah dengan melakukan flossing gigi. Jika scalling adalah membersihkan karang dengan alat berupa ultrasonic scaller, maka flossing adalah membersihkan karang gigi dengan memakai benang. Metode ini bisa dipakai untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang ada di sela gigi Anda. Dengan melakukan flossing setiap hari rutin, maka tidak akan terjadi penumpukan dan plak tidak akan terbentuk.

3.Jangan Merokok

Seperti yang sudah disarankan oleh banyak pakar kesehatan di dunia, jika ingin sehat makan Anda jangan merokok. Pasalnya, di dalam kandungan rokok sendiri, terdapat banyak zat yang berbahaya untuk tubuh manusia. Tidak hanya dapat menyebabkan masalah pada paru-paru, rupanya merokok juga bisa menyebabkan masalah pada gigi. Hal ini karena rokok kita hisap dan berhubungan langsung dengan mulut kita.

Begitu kita merokok, maka ancaman selain sakit paru-paru adalah terbentuknya karang gigi dengan mudah. Begitu bahan kimia menempel di gigi Anda, maka plak lambat laun akan terbentuk dan karang gigi pun tidak akan bisa dihindari. Bahkan, pada beberapa kasus perokok parah, mereka bisa lebih awal kehilangan gigi karena kekuatan gigi sudah jauh berkurang dibanding mereka yang tidak merokok. Untuk itu, jangan merokok jika Anda tidak ingin menderita karang gigi.

4.Kurangi Memakan Makanan yang Manis

Selanjutnya, Anda tentu sangat familier dengan larangan orang tua Anda dahulu yang mengatakan bahwa permen bisa menyebabkan gigi berlubang? Rupanya, ancaman ini bukan sekedar ancaman belaka karena memang makanan manis seperti permen, kue, atau gula-gula bisa membuat gigi bermasalah. Tidak hanya berlubang, asam akan banyak terbentuk di mulut ketika Anda makan makanan manis sehingga karang gigi akan terbentuk dengan cepat. Untuk itu, hindari makanan yang manis ya.

5.Sikat Gigi Dua Kali Sehari

Terakhir, rajin sikat gigi dengan pasta gigi sangat ampuh untuk membersihkan karang gigi. Sikatlah secara teratur 2 – 3 kali sehari, yakni sesudah bangun tidur, sesudah makan siang, dan sebelum tidur malam. Gosok gigi hingga sela-sela gigi dan biarkan plak lambat laun terkikis.

Nah, bagi Anda yang tidak tahu dimana Anda bisa menemukan pasta gigi yang tepat untuk karang gigi, maka Anda bisa membuka JD.id. Disana, Anda akan mendapati banyak sekali toko yang jual pasta gigiuntuk karang gigi. Pilih satu merk yang Anda percaya dan selesaikan pemesanan.

Demikian ulasan tentang tempat jual pasta gigi yang bisa untuk bersihkan karang gigi. Semoga ulasannya bermanfaat.

16 komentar

  1. aku beberapa kali discalling temen dokter gigi yang baru buka praktik subhanallah ngilunya
    tapi enak sih habis itu

    cuma ya mau enggak mau ya harus jaga kesehatan gigi banget soalnya bayarnya mahal buat scalling gigi hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi penasaran nih. Biaya scalling berapa ya, mas? Ditanggung BPJS gak? #ngelirikdompet

      Hapus
    2. Mbak Santi > ikutan ngelirik dompet juga ahhh. :) melirik dompetnya Mbak Santi maksudnya.hahaha.

      Hapus
  2. Saya suka khilaf tiap kali liat makanan manis nih, Kang. Padahal udah kepala 3 plus nih (gak usah berapa plusnya)
    Mau ke dokter gigi males antrinya. Ya, balik lagi solusinya sikat gigi aja dah rajin2. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahah.30,6 yah Mbak.... :)

      Sama Mbak, modal sikat gigi ajah dulu deh, ntar kalau mentok baru cobain pakai arang.hahaha.............

      Hapus
  3. Aku dulu juga hampir tiap hari sakit gigi, tapi sekarang sudah gak lagi semenjak pakai Pepsodent sensitive expert. 🤭🤭🤭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahhh, sama seperti saya Dik, dahulu kakak juga sering atit gigi. :) pas udah gede, udah jarang sakit gigi. :)

      Hapus
  4. kalo sekarang aku milih ke dokter gigi, meskipun takut takut gimana gitu

    BalasHapus
  5. Untunglah gigi ku masih sehat sehat saja dan tidak ada karang gigi yang menempel, tapi jangan sampe menggunakan pasta gigi sembarangan atau ganti ganti.. Katnaya gabaik

    BalasHapus
  6. Syukurlah belum ada karang gigi di gigi saya. Cumaaan, ya gitu deh, agak-agak males kalo sikat gigi :v.
    Waduh, jangan-jangan ada karang gigi ni, tpi gak sadar :vvv.

    BalasHapus
  7. ramai yg prihatin pada soal penjagaan wajah dan tubuh tapi tak ramai yang ambil tahu tentang penjagaan gigi dan tak menyedari bahawa ia satu satunya 'anggota' tubuh yang tak akan berkedut sampai ke tua...

    BalasHapus
  8. Scalling ini yang permukaan gigi disogrok sama alat sampai dekat gusi nggak ya? saya pernah dan kapok.

    Gara-gara itu, email gigi saya dibagian dekat gusi jad kebuka kayaknya, alhasil saya dulunya itu nggak pernah merasakan ngilu di gigi, sekarang bahkan kalai kena tusuk gigi ngilunyaaaa minta ampun, huhuhu.
    Mending pakai benang deh kayaknya dan rajin bersihin gigi

    BalasHapus
  9. Saya berhenti merokok sejak tahun 2004, hehe

    BalasHapus
  10. Beruntungnya cuma sekali aku pernah ngalami punya karang gigi.
    Proses scalling udah bertahun-tahun lalu, sekarang ngga pernah muncul lagi.
    Kujaga benar soalnya ngilunya bikin nyut-nyutan saat proses pembersihannya.

    BalasHapus
  11. Wah, testimoni scalling kok bikin aku ngeri ya. Belum apa2 udah melipir duluan.

    BalasHapus
  12. Makasih info nya kang Nata..maaf ini yang nulis kang Nata atau mbak Santisuhermina? Heheheh.

    BalasHapus

Mohon ketika berkomentar harap menggunakan Akun Blogger , G+,Anonymous kalau URLnya di isi dengan Nama Blog, Maka dengan berat Hati komentarnya tidak saya Posting, :)
EmoticonEmoticon