07 Juli 2019

Pengalaman Pertama, Kedua dan Ketiga Menjenguk Orang Di Penjara( Lapas )

Pernah menjenguk orang di Penjara di sebuah Lembaga Pemasyarakatan  (lapas ) ?

Jika ada yang pernah, tos dulu dong, hahaha……#kok kayak ada aroma bangga Gitu yah., pakai Tos segala, hahahah........!

OK.Langsung saja....


Pengalaman Pertama Menjenguk Orang Di Penjara

Beberapa waktu yang lalu, sekitar bulan April 2019 saya beserta keluarga menjenguk family yang masuk penjara karena kasus “ xxx “ dan ini adalah pengalaman pertama menjenguk napi di Lapas.


Pengalaman Pertama, Kedua dan Ketiga Menjenguk Orang Di Penjara( Lapas )




Apa yang terjadi ketika pertama kali menjenguk orang di Penjara…?

“ Kami sempat binggung, Mas, Mbak “…..# maklumlah namanya juga baru pertama kali.

Yang membuat kami binggung adalah“ Ternyata kami datang terlambat “  Karena NGAK TAHU JADWAL / JAM ' Besuk Napi , hahahah!!!….

Abissss…..informasi yang diberikan keluarga yang Pernah berkunjung ke Lapas simpang siur sih, jadinya yah begitu, hahaha,,,,,

Ternyata Kami datang diakhir Jam Akhir Kunjungan Usai, hihihi…..padahal niatnya ingin ketemu sodara yang sedang di Penjara, jadi terpaksa bungkusan aneka kue yang dibawa dari rumah dititipkan kepada orang yang ada di dalam lapas dan lalu kami pun ngeloyor pulang dengan Perasaan hampa. 



Pengalaman Kedua Menjenguk Orang Di Penjara

Setelah pengalaman pertama Menjenguk Orang yang Di Penjara gagal, maka beberapa hari setelah itu, kamipun datang kembali untuk menjenguk sodara kami tersebut.

Pas kedatangan yang kedua ini, kami masih binggung juga sodara – sodara,,,,sama bingungnya ketika datang pertama kali pada waktu dahulu.#maklum Wong deso Pandainya Cuma membabat rumput sih..!! urusan yang beginian, ora ngerti. :)

Yang membuat kami binggung adalah kami harus ngapain ketika sudah berada di depan Pintu Gerbang Lapas nan kokoh itu, ngak mungkinkan kami Cuma selfie doang!!! Kami kudu harus masuk, lah wong niat mau menjenguk sodara yang  nginap di Penjara.

#Mau tanya ke Petugas Lapas, Petugasnya sedang sibuk semua.

Untunglah ada sosok yang kami kenal yang kebetulan menjenguk orang yang dipenjara juga, sehingga melalui petunjuk beliau kami harus mengambil nomor antri masuk, lalu mendaftarkan diri, memberikan informasi siapa yang akan dijenguk ,lalu kami dipanggil untuk dipersilakan masuk sesuai nomer antri.

Ketika Pas Masuk ,Telapak tangan atas kami diberikan CAP / Stempel , sebagai tanda bahwa kita adalah pengunjung.

Kemudian tubuh kita dan barang bawaan kita akan diperiksa secara teliti oleh Petugas Lapas ,khusus laki – laki akan diperiksa oleh Petugas laki – Laki juga.

Dan Khusus Pengunjung wanita akan di periksa oleh Petugas Lapas Perempuan diruangan khusus.

Untuk barang bawaan seperti barang berbahaya, Smartphone, handphone, telephone dll, ngak boleh dibawa masuk , harus disimpan di lemari khusus yang sudah disediakan oleh Pihak Lapas.

#eee… ngapain bawa telephone kepenjara, emang ada colokannya,???

Setelah pemeriksaan yang cukup ketat usai, maka kami melewati ruangan khusus lagi yang dijaga olehPetugas lapas, baru kemudian kami bisa bertemu dengan sodara yang masuk penjara tersebut.

Ohy……sebelum kita ketemu dengan orang yang kita jenguk, Petugas lapas akan mengumumkan / memanggil nama orang yang dijenguk menggunakan mikropone( Pengeras Suara ) .

Ternyata di area khusus tempat bertemunya antara Napi dan Keluarga yang menjenguk sudah banyak, pokoknya ramai sekali, kayak pasar.

Ada yang bersenda gurau, bercerita, plus ada adegan mesra namun sopan, kayaknya mereka itu adalah suami istri yang jarang ketemu deh, jadi saya maklum saja dan saya mencoba untuk memalingkan wajah agar tidak melihat kemesraan mereka.#Soalnya bikin iri deh, hahaha…..

Untuk adegan yang berlebihan ,sepertinya tidak ada, lah wong situasi ramai plus kamera CCTV ada dimana – mana, belum lagi Petugas lapas yang sudah Standby di setiap sudut lapas. Kan berabe kalau mereka ngak bisa mengendalikan diri, tull ngak..???bisa bisa menjadi tontonan gratis khalayak ramai,hihihi…

Setelah Jam Kunjungan Usai, maka kami pun beranjak pulang. Untuk keluar lapas kita diperiksa kembali dan jangan lupa  memperlihatkan kembali  Cap / Stempel yang sudah ditempelkan ditelapak atas tangan tadi kepada Petugas Lapas.

Dan tak lupa pula, mengambil barang bawaan yang sempat di titipkan di lemari khusus.


Pengalaman Pertama, Kedua dan Ketiga Menjenguk Orang Di Penjara( Lapas )
Sumber : dudukpalingdepan.com


Pengalaman Ketiga Menjenguk Orang Di Penjara

Nah ini adalah pengalaman ketiga kami membesuk sodara yang saya ceritakan sebelumnya, tapi kali ini kami menjenguknya pada saat suasana lebaran .

Ternyata suasananya berbeda ketika menjenguk orang yang dipenjara pada Saat Lebaran.

Perbedaannya ,suasananya LEBIH RAMAI dibandingkan hari biasanya. # siap -siap KETEK bakal BERKUAH, cuy..!. Hahaha…..

Coba bayangkan saja, jika Satu orang NAPI di jengukoleh minimal 5 orang, kalikan saja kalau jumlah napi yang dijenguk sekitar 300 orang, bakal ramai kayak pasar Tradisional, Hahaha…..

Untung kami masih mendapatkan  posisi yang nyaman untuk duduk,  WALAU Cuma beratapkan AWAN, Sebab area yang beratapkan tenda sudah padat dan sesak.

Maklumlah suasana lebaran, dimana stok kue dan stok Ayam Opor masih sedang jaya – jayanya, sehingga orang tidak sunggkan sunggakan menjenguk orang yang dipenjara, karena masih banyak oleh oleh yang bisa dibawa dari rumah.

Untunglah area untuk menjenguk Lapas Cukup luas, sehingga masih ada ruang buat  meluruskan pinggang yang kaku karena harus duduk berjejelan dengan pengunjung lainnya.

Ohy,,,,saya salut dengan sistem pengaturan untuk lalu lintas keluar masuk pengunjung lapas yang sudah diatur dengan rapi,tertib, dan aman Oleh Petugas Lapas, sehingga pengunjung menjadi Nyaman.

Ingin tahu lebih banyak tentang Dunia LAPAS atau PENJARA, silakan Tanyakan Ke Sahabat blogger kita yang bernama " Enny Luthfiani , ia  Pemilik Blog DudukPalingDepan.com , PNS yang Kerja Di Lapas di salah satu Wilayah di Propinsi Jambi, Sumatera Selatan.

ini Foto Orangnya....., 


ENNY DUDUK PALING DEPAN



" Yang Merasa laki laki  jangan coba coba merayu yah, soalnya ia sudah BERSTATUS ISTRI Orang,hehehe.... "

Di blog Mbak Enny yang sering saya panggil dengan sebutan " Dindo ( adik ) " banyak mengulas kisah kisah lucu tentang dunia lapas. Kalau kalian baca Dibagian MENU " Cerita Petugas Lapas " , saya yakin kalian BAKAL TERTAWA.Karena banyak kejadian lucu yang diulas di sana.

Dan menu " Cerita Petugas Lapas " adalah artikel Pavorite saya.

27 komentar

  1. petugas lapas ini top bgt di dunia maya kang berkali-kali di ulas koran seputar sumatera

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksud Mas, Dindo Eny Ini yang diulas di Koran tsb...? :) kasih tahu dong, hahaha...

      Hapus
  2. Saya suka banget baca-baca tulisan Enny, karenanya, kita jadi teredukasi bahwa lapas itu tidak semenakutkan yang biasa orang bayangin.

    Terus terang saya belum pernah sama sekali menjenguk orang di lapas, semoga kami sekeluarga maupun teman-teman semua, tidak pernah sama sekali berurusan dengan lapas, aamiin ya Allah.

    Ternyata memang biasa saja ya. Nggak kaku kayak di film-film hollywood gitu.
    Kang Nata kok nggak sekalian ngevlog aja? minimal di depan lapasnya hahaha.

    Konten mengenai lapas masih sangat sedikit, dan setahu saya, baru membaca hal ini di blog Enny sama kang Nata :D

    Atau memang saya kurang luas nge bewenya kali ya hahaha.

    Semoga saudaranya segera bebas ya kang, dan nggak pernah ada lagi yang berhubungan dengan lapas, aamiin :)

    BalasHapus
  3. Malam kang Nata.. Antara mo ketawa campur ngenes sy bacanya.. Gelinya pas dateng tp telat mulu.. Hi hi.. Syukur msh bisa nitipin makanan.. Kirain dimakan sendiri gitu 😁 sedihnya ketika ngeliat kerabat yg berada di dalam ya.. Swmoga cpt dpt keringanan dn menhirup udara bebas. Jgn sampe deh sy bwekunjung ke lapas.. Gmn gt ngebayanginnya.oh jd yg pny blog duduk paling depan itu mba Enny itu tooh? Sy br tau.. Maklum sy blogger kurang bw sih..hi hi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, hadiiir. Ayo main-main ke "rumah" saya :D

      Hapus
    2. Maaf ya mbaake.. Saya kurang wawasan hu hi.. Asiaap mbaakkk... Mo di jamu pake apa too? 😁

      Hapus
    3. Mbak Heni > dimakan....? wah saya ngak kepikiran waktu itu, mestinya sih benar, dibawa pulang saja, trus dimakan sendiri ajah, kan lumayan bikin kenyang, hahaha...

      Hapus
    4. wkwkwkwkwkw, jangan dibawa pulang kang, gelar tikar di halaman lapas aja, piknik di situ, tapi kasian dong yang dijenguk nggak kebagian :D

      Hapus
  4. Ternyata mau jenguk orang dipenjara ada jam besuknya juga ya, kirain tinggal masuk aja gitu. 😂
    Saya jadi inget kalau mau periksa di puskesmas harus ambil nomor antrian juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul.Mbak, ada aturannya.:)

      mmm..apa yang diperiksa Mbak, ...? jadi kepo nih , hahaha... :)

      Hapus
    2. Bahaya mba kalau nggak ada jam besuknya, entar nggak bisa dikontrol yang keluar masuk, trus pada kabur kek di film2 *kebanyakan nonton film wkwkwkwkw :D

      Hapus
  5. Lho ini cerita pengalaman kando kok ujung-ujungnya ngebahas saya? wkwkwkw makasih ya. Alhamdulillah lancar jaya kan kunjungannya? nggak ada yang minta bayaran kan? jam kunjungan memang harus diperhatikan karena kalau jam kunjungan habis nggak akan bisa masuk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, awalnya sih cuma nulis pengalaman kando bae, tapi jadi kepikiran untuk mengarahkan tulisan ngak penting ini ke Menu " Cerita Petugas Lapas " milik dindo, biar pembaca biso nyasar ke blog dindo, hahaha....

      Kalau ado yang minta bayaran boleh dak di enjuk...?

      Hapus
  6. Saya sendiri belum pernah jenguk orang di lapas, menarik juga ya pengalamannya kang nata hehehe. Tapi saya malah ngebayangin tuh ketek yang berkuah wkwkwkw.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi...Mau Nyicip Kuah Ketekzzz...? leZatttt dan bergizi loh, hahahah, #bercanda. :)

      Hapus
  7. Naahh ini artikel nyindir juga nih...Haahaaa!!.😂😂😂


    Saya paling ogah ke Lapas kang......Kekantor polisi saja nggak betah berlama2..😂😂

    Karena dulu waktu masih STM pernah ngandang dikantor polisi hampir 4 jam....Gara2 pulang sekolah tawuran terus kegiring polisi. 4 jam dikerangkeng serasa 4 tahun bagi saya. Karena takut nelpon kerumah akhirnya saya minta bantuan kepada Om saya yang dulu menjabat seorang Kopasus.😄😄

    Akhirnya saya dibebaskan meski harus dihukum dirumah diikat di pohon pisang selama setengah hari oleh orang tua.😭😭😭😭😭😭 Karena Om saya bilang baru mengeluarkan saya dari kantor polisi..😰😰

    Sialnya lagi saya diputuskan sama pacar saya wanita thionghua asal kalimantan...Dia benci pacaran sama cowok Stm yang suka tawuran...😭😭😭😭😭😭

    Hingga saya nangis 7 hari 7 malam.😭😭😭😭

    Sejak saat itu juga saya sering gonta-ganti pacar sampai dijuluki playboy cap kacang goreng..

    Lhaaa!! malah curhat gw haahaaa!!...😂😂😂😂😂😂 Kata ibu gw dari Sd sampai Stm bandelnya nggak ketulungan. Pas kuliah baru Romantis...Preeetts!!..😂😂😂

    Pokok sejak itu paling nggak betah berlama-lama dikantor polisi kek mau pun jenguk orang di lapas... Paliing oogaahhh!!..😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ohhh...nowwwww, saya bukan nyindir Mas, cuma nyinyir, hahahah.#peace...

      Wowww, kisah hidup Mas Penuh Aksi Superhero yah, sebab tawuran itu indentik dengan prilaku cowok bangetz, hahahah,

      Kalau saya ngak sempat ikut tawuran mas, soalnya sekolah kami adalah sekolah Kalem, hahaha....

      Untung Mas Punya Baking waktu, jadi selamat deh,,,,

      Semoga Mas ngak tawuran lagi yah, minimal ngak tawuran di blog orang orang, hahahah....#peace.

      Hapus
    2. ooooeeemmjiiihhh wakakakakakakakakakakakakakakakakaakakakakakakakakakakak

      Numpang ngakak kang wakakakaka

      Duh ya, saya pikir kisah kayak mas Satria ini cuman ada di film2, ternyata di dunia nyata juga ada wakakakakakak

      Ampuuunnnn daaahhh, ortunya sama galaknya ama bapak saya, anaknya dikira sapi apa ya diikat dipohon pisang.

      Kalau bapak saya juga dulu pernah ikat kakak saya, jahat banget ya, anaknya cewek diikat di pohon kelapa, hiks.

      Nggak heran kakak saya sulit bisa dekat dengan ortu.

      Btw, saya dulu juga STM tapi jarang sih tawuran, pernah tapi jarang banget.
      Soalnya sekolah kami di pinggiran kota, udah dekat hutan2, palingan tawuran ama monyet kalau ada wakakakakakaka

      Hapus
  8. Kalau saya dimarahi orang tua kaya apa juga, nggak akan pernah menjauh atau membenci terlebih meninggalkannya..😄😄


    Malah saya jadi berpikir Mandiri. Orang tua marah mungkin karena ada sebabnya..😄😄

    Malah seringnya begitu saya jadi berpikir untuk maju dan sejak itu paling ogah minta uang jajan sama ortu. Hingga saya menikah punya rumah sendiri. Semuanya beli sendiri..😄😄

    Justru sekarang malah jadi anak kesayangan dirumah Hahahaaaaa!!..😂😂😂 Udah tua masih mau Nete aja luh sama emak luh...😂😂😂 Kata bini gue 😂😂 Suuee!!..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaha, mungkin karena anak laki kali ya, jadi lebih mengerti dan memang kalau anak laki dihukum gitu masih wajar.

      lah kakak saya perempuan, jadinya baper sampai sekarang huhu

      Banyak yang bilang, orang tua galak bikin anak jadi rusak, ternyata nggak semua juga ya, ada juga yang malah bikin diri anak jadi lebih mengerti dan kuat dalam hidup :)

      Hapus
  9. saya belum pernah tilik kunjoro kang... kadang dalam batin merasa ngeri

    BalasHapus
  10. wah penjaga lapasnya orang jambi juga, atif blogger juga yah

    BalasHapus
  11. Pengalaman menjenguk orang di lapas itu suatu pengalaman baru ya kang Nata? Saya belum pernah sih.
    Siapa pun dan bagaimana pun seorang napi itu pasti akan senang bila dikunjungi oleh famili dan temannya.
    Saat lebaran lapas ramai ya seperti pasar? Kalau saja tiap hari ramai oleh pengunjung wah bakal asyik ya jadi suasananya lapas lebih ceria. Hehehe..
    Foto yang terakhir itu seorang PNS yang bekerja di lapas ternyata seorang blogger juga ya? Wah keren tuh wanita lagi hehehe..

    BalasHapus
  12. aku belum prnh sih jenguk org ke lapas. tp bbrp kali dgr ceritanya dari OFfice girl ku yg anaknya msk penjara krn narkoba. di salah satu lapas jakarta ini.

    kalo dr cerita dia, kayak ga serem2 amat yaaa :p. tp kdg heran aja, di penjara berarti boleh bawa hp ya mas? aku baru tau loh. soalnya si anak OB ku bisa pegang hp. trus boleh pegang duit juga utk jajan. krn di dlm situ disediain semacam alfamart utk mereka beli brg2 pribadi. cm kayak harga rokok, dinaikin semena2. sebungkus bisa 50 rb.makanya anak ob ku suka nitip dibawain rokok.

    dr cerita dia sih aku jd tau lapas itu gmn :p

    BalasHapus

Mohon ketika berkomentar harap menggunakan Akun Blogger , G+,Anonymous kalau URLnya di isi dengan Nama Blog, Maka dengan berat Hati komentarnya tidak saya Posting, :)
EmoticonEmoticon