16 Mei 2019

Peran Besar Pendekar Anak Dalam Mewujudkan Cita-cita Anak Indonesia

Setiap anak-anak tentu memiliki cita-citanya masing-masing. Cita-cita tersebut bisa berupa profesi atau apapun yang ingin diwujudkan di masa yang akan datang. Lewat cita-cita yang dimilikinya, anak-anak akan menjalani kehidupan secara lebih bersemangat dan terarah sesuai dengan cita-cita yang ingin diwujudkannya.

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, ada serangkaian proses panjang harus dilalui oleh sang anak. Pendekar anak punya peran besar dalam mewujudkan cita-cita anak Indonesia lewat pemberian donasi online terpercaya yang dilakukan secara rutin. Hal ini tak lepas dari kondisi anak-anak Indonesia saat ini yang belum sepenuhnya hidup dalam kondisi yang sejahtera.

Peran Besar Pendekar Anak Dalam Mewujudkan Cita-cita Anak Indonesia


Agar anak-anak bisa menggapai cita-citanya, mereka perlu menjalani kehidupan secara sejahtera. Kesejahteraan yang didapat bisa membantu sang anak untuk menjalani proses tumbuh dan berkembang secara optimal. Hal ini tak lepas dari gizi yang lebih lengkap serta pendidikan yang layak ketika anak-anak hidup dalam kondisi yang sejahtera.

Disinilah pendekar anak berperan dalam mengupayakan setiap anak agar bisa hidup dalam kondisi sejahtera. Sehingga, mereka bisa memiliki kehidupan yang lebih layak dan bisa mewujudkan cita-citanya kelak.

Pendekar anak melalui donasi yang diberikannya punya peran besar dalam membantu mewujudkan cita-cita anak Indonesia. Karena, dari donasi tersebut anak-anak bisa mendapatkan gizi yang lebih layak dan bisa mendapatkan akses pendidikan yang lebih layak.

Selain itu, para relawan yang berjuang untuk anak Indonesia juga akan terbantu oleh donasi yang diberikan pendekar anak. Oleh karena itu, pendekar anak perlu memilih lembaga yang terpercaya untuk menggalang dana dan membantu anak-anak Indonesia.

UNICEF Indonesia merupakan salah satu lembaga donasi yang terpercaya untuk membantu anak Indonesia. Sebab, UNICEF Indonesia berada dibawah naungan PBB dan berfokus pada kesejahteraan anak-anak di Indonesia.

Selain itu, pendekar anak yang melakukan donasi setiap bulannya juga akan mendapatkan laporan perkembangan donasi yang telah dilakukannya. Sehingga, proses donasi yang dilakukan pendekar anak akan berjalan secara terpercaya dan transparan sesuai dengan tujuannya.

20 komentar

  1. Semoga dengan adanya program begini semakin banyak anak Indonesia yang mampu mewujudkan cita-citanya; dari hidup layak, pendidikan, perhatian, dan lain sebagainya. Langkah yang mungkin sebagian orang cuma langkah kecil tapi berefek luar biasa!

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga aja ya teh bisa menolong banyak anak lagi di indonesia, karena kalau saya lihat anak indonesia masih banyak yang enggak sekolah padahal mereka punya kemauan keras untuk bersekolah, bisa kita lihat contohnya di daerah ibu kota jakarta saja, itu banyak banget anaj-anak yang masih di eksploitasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab

      yang mana sering kali anak-anak tersebut dipaksa bekerja, dipaksa ngamen, cari uang dan lebih parahnya lagi bnayak diantara anak-anak tersebut yang menggunkan obat-obat terlarang,..sangat disayangkan sekali, generasi yang seharusnya untuk membangun negara, sebagai generasi agent of change tapi malah hancur oleh lingkunagn yang keras dan kejam

      itu hanya contoh dekatnya saja belum lagi anak-anak yang terletak di pelosok desa yang man mereka harus berjalan dan berusaha untuk mencapai rumah sekolah yang letaknya terkadang jauh sekali,..ini lah betapa pentingnya peran unicef,..hidup unicef

      Hapus
    2. cieeee....Koh Anyu dan Mbak Tuteh....seeriussss amat ngobrolnya.hahahah....#Kayaknya cocok jadi KOMNAS Perlindungan Anak. ✌😆

      Hapus
    3. Ko Kuan Yu dan kak Tuteh bisa dipilih jadi duta Unicef ya Kang? -:D

      Hapus
  2. Unicef sudah tidak diragukan lagi kredibilitasnya. Smg programnya bisa menyentuh lebih banyak anak-anak Indonesia dengan adanya donasi online.

    Saya blm bisa ngasih donasi coz masih butuh donasi juga hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk nanti kita ngasih rame-rame mas, andaikan ada 100 orang blogger dan satu orang blogger menyumbangkan dana 10.000 aja bisa dibayangkan betapa banyak uang yang akan terkumpul dan berapa banyak anak bangsa yang bisa kita tolong

      Hapus
    2. Bang Day : Amin.

      sama bang dng saya, masih butuh suntikan dana segar juga..hahahah...

      Anyu : kalau gotong royong seperti itu maka akan cepat terkumpul dana yg banyak yah mas.....

      Hapus
  3. Yeeey, hidup unicef, anak-anak adalah generasi penerus bangsa

    BalasHapus
  4. Saya ikutan jadi donor, katanya begitu...:D

    Habis belanja, waktu mau bayar, ada isian mau donasi berapa ke Unicef? Saya ikut donasi. Selain itu, saya juga aktif membeli barang-barang yang dijual oleh Unicef, yang semua keuntungannya buat Unicef...

    BalasHapus
  5. Senangnya ada organisasi dunia yang concern terhadap keberlangsungan hidup dan pendidikan anak-anak. Semoga kita semua dilancarkan rezekinya sehingga bisa selalu menyisihkan penghasilan untuk berdonasi ^^

    BalasHapus
  6. bagus adanya organizer yang begitu prihatin dengan perkara sebegini

    BalasHapus
  7. Waaahhh kemaren saya ga intip blog ini yaa, hahaha
    Ternyataaahh ada artikel baru yang keceh.

    saya mendukung banget program-program kemanusiaan seperti Unicef ini, terlebihhhh jika itu ditujukan untuk anak-anak.

    Ada banyak anak-anak Indonesia yang gak seberuntung lainnya, punya bakat, tapi tak punya wadah disalurkan karena dana.
    Bahkan untuk bersekolahpun tak bisa.

    Terutama anak-anak dari pelosok Indonesia.

    Semoga kita juga bisa ikutan berdonasi melalui Unicef Indonesia ini, terlebih sekarang berdonasi tidak sulit lagi :)

    Bisa melalui online juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi.....saya maklum Mbak ngak intip blog saya, hahahah.....

      unicef memang kece, dan sebab membantu perkembangan anak anak. :)

      Hapus
  8. Selamar pagi.
    Tumben tulisannya serius, Kang. Saya baca sambil sesekali melongok ke kamar mandi apakah air keran desa sudah ngocor. Ternyata belum wae.
    Sejak SD saya sudah dikenalkan pada UNICEF dan harus ngapalin kepanjangannya. Setelah dewasa jarang banget bersentuhan dengan lembaga itu lewat bacaan, cuma sesekali. Bukan karena saya kurang baca namun sepertinya kurang bergaung di masyarakat luas. Jadi, sebaiknya para narablog bantu UNICEF dengan menulis soal kayak gini, ya. Sukarela maupun sponsored post.
    Padahal UNICEF tetap dan terus berperan dalam masyarakat namun gaungnya kurang dipromosikan.
    Semoga kian banyak yang bantu UNICEF. Ada banyak anak-anak di Indonesia dan dunia yang butuh bantuan kemanusiaan agar kualitas hidup mereka bisa lebih baik.BTW, saya baca dan ngetik di komputer yang sudah diservis. Alhamdulillah. Ini blog pertama yang dikomenin pakai netbook yang sudah disehatkan lagi, hi hi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Roh ..... > hahahah...serius yah Mbak,,mmmm,,,,maklum artikelnya adalah artikel pengetahuan, huahaha...

      kok , krannya ngak ngocor mbak, gotong royongin dong....

      ngak bikin sumur Mbak...?

      Trus kalau mandi, pipis, bab, gimana dong...? hahahaah

      Hapus
  9. senangnya lihat anak - anak bisa bermain ceria dan mendapatkan keinginan mereka

    BalasHapus

Mohon ketika berkomentar harap menggunakan Akun Blogger , G+,Anonymous kalau URLnya di isi dengan Nama Blog, Maka dengan berat Hati komentarnya tidak saya Posting, :)
EmoticonEmoticon