20 April 2020

Kejadian Yang Membuat Saya Belajar Berhenti Merokoq


Sekarang ini saya sudah mulai jarang merokoq,......*Horeeeei* (yuk, kasih sikit aplaus buat saya.).Wkwkwk.

Kalau dahulu, sebelum kejadian yang saya tulis dibawah ini terjadi , sehari saja saya mampu melibur merokok, itu merupakan PRESTASI BESAR buat Saya.Soalnya untuk libur merokoq itu berat lol, Seberat Menahan Rindu ala Dilan.hahaha.Lebay.



Jujur.... memang sulit bingitz buat saya belajar berhenti merokoq, kendalanya banyak, dari mulut yang suka asem kalau tidak merokoq, sampai suka ngak bisa nolak ketika ditraktir rokok oleh orang lain dan satu lagi kendalanya, yaitu : " Belum Punya NIAT yang KUAT ".hahaha.Payah.

Namun ada sebuah kejadian yang sudah mengerem tangan dan mulut saya untuk pelan – pelan berhenti merokok.

Kejadiannya adalah, ..... ( Jeng..Jenggg...! )

Pada suatu hari saya main kerumah teman saya, dan oleh Istrinya saya dibuatkan Kopi Hitam Manis , iya, SeManis kayak Kamu lol.

Karena merasa ngak enak NOLAK, akhirnya saya paksain minum kopi tersebut kira – kira habis setengah gelas.Plus sambil merokoq dengan santuy.hehe.

Saya paksakan meminumnya , karena saya ingat akan beringasnya Pasal Tentang  Aturan Minuman Dari Negeri Angin, yang mana bunyinya adalah :

“ Ketika Minuman yang sudah capek – capek dibuatkan, namun tidak diminum , Maka Jangan harap Bakal Dibikinkan Minuman lagi “.

Dan, saya pernah melanggar pasal tersebut, hingga akhirnya saya terkena sanksinya, “ Kena omel dan ngak dikasih minum lagi, “ hehehe.....

Dengan Meminum Kopi buatan isteri teman saya itu, merupakan salah satu wujud kalau saya SUDAH mulai BERUBAH dan menjadi rakyat yang PATUH terhadap aturan tentang minuman yang dibuatkan oleh Para Wanita.

Pas Pulang kerumah, perut terasa tidak nyaman, kayak aura orang kelaparan gitu.Lalu saya makan nasi sedikit, setelah itu saya ada jadwal bezuk Keluarga di Rumah Sakit.

Pas Di Jalan ( dalam mode mengendarai sepeda motor ) kok ......telapak tangan,telapak kaki terasa agak dingin gitu yah, kepala rasanya pusing, dan tubuh bawaannya mau pingsan.

Dalam  kondisi ini , saya menduga – duga  kalau sakit magh saya kambuh dan saya diserang masuk angin, namun kok rada lebay yah gejalanya ?, biasanya tidak seperti itu. Ini kok seperti orang kehabisan energi.Kayak Hape tinggal satu garis batre.

Karena jarak rumah sudah jauh dari posisi saya berada, maka saya memutuskan untuk memberikan tubuh saya asupan tenaga dahulu, biar Jozzzz gitu, dengan harapan tubuh saya kuat dan tidak pingsan.Lalu saya membeli satu kaleng susu encer merk Beruang.

Setelah minum susu Merk Beruang...saya merasa kekuatan tubuh saya masih belum Ngejozzz, dan perut saya kayak masih butuh “ pertolongan makanan.”

Beberapa menit kemudian saya meluncur ke Warung Bubur Kacang Hijau terdekat.Lalu memesan satu mangkuk bubur,lalu saya makan perlahan –lahan.

Ketika sedang makan inilah waktu itu saya membhatin dalam hati  “ Sepertinya saya harus ke IGD rumah sakit  Terdekat  . Tujuannya adalah untuk Berobat dan mungkin bakal rawat inap “ karena saya merasa tubuh saya saat itu ngak kuat.#Ngak Kuat ditinggalkan oleh Kamu,wkwkwk.

Pada saat menuju ke rumah sakit, tubuh saya sudah merasa enakan, mungkin efek dari “ susu beruang dan bubur “ yang sudah menunjukan reaksinya.

Karena tubuh saya merasa agak enakan dan ngak mau merepotkan keluarga jika saya harus dirawat inap, Akhirnya motor saya belokkan ke arah rumah.

Sampai dirumah saya, kerokan , lalu makan bawang putih satu siung, lalu istirahat. Dan Alhamdulillah tubuh saya menjadi lebih enak’an.

Sejak Peristiwa itu, saya sudah mulai jarang merokok, kalaupun dipaksakan merokok maka akan membuat magh menjadi kambuh , perut saya terasa menjadi tidak enak, mulut terasa pahit ,kepala jadi pusing, dan isi dompetpun jadi bocor.....

Karena sehari – hari sudah jarang ditemani oleh rokok, maka sebagai penganti rokok, saya rajin menyediakan permen. Permen ini fungsinya sangat strategis, ketika mulut saya serasa ingin merokok, maka mulut saya cekoki dengan permen ajah.

Apalagi Ketika pikiran sedang pusing, pelariannya sekarang adalah permen, Beda kalau dahulu, Stres dikit ajah,pelariannya adalah rokok.*Oalah.... Kang,kang.

Mudah – mudahan dengan adanya kejadian tersebut  menjadikan sebuah  proses buat saya untuk belajar berhenti total merokoq,  sekaligus bisa mengucapkan   Babay Rokok “.

PENULIS: KANG NATA

5 komentar

  1. Sekarang udh berhenti merokok total atau masih kadang2, kang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. belum berhenti total, tapi kayaknya udah 90 % berkurangnya.

      Hapus
  2. Selamat kang Nata atas capaiannya. Kan dah tau merokok tuh merusak mata

    BalasHapus
  3. Oh begitu ya kejadiannya, ternyata akibat seperti itu bisa mengurangi nafsu untuk merokok ya. Dompet jadi aman dong, tapi nanti ngga dapat THR dari tukang rokok.:p

    BalasHapus

Mohon ketika berkomentar harap menggunakan Akun Blogger , G+,Anonymous kalau URLnya di isi dengan Nama Blog, Maka dengan berat Hati komentarnya tidak saya Posting, :)
EmoticonEmoticon