Entah karena nekad atau hanya sekedar iseng – iseng saja sebuah Perusahaan Penyedia Hosting Domain mengirimi saya sebuah email penawaran unt...

Pengalaman Pertama Mendapat Job Review Website Dari Penyedia Hosting Domain

By | Desember 18, 2017 8 comments
Entah karena nekad atau hanya sekedar iseng – iseng saja sebuah Perusahaan Penyedia Hosting Domain mengirimi saya sebuah email penawaran untuk sebuah job review website melalui bagian Marketingnya.

Email penawaran yang dikirim oleh bagian marketing tersebut masuk diemail saya sebanyak dua kali. Pertama pada tanggal 30 November 2017 dan yang kedua pada tanggal 6 Desember 2017. Karena saya jarang memeriksa email sehingga Bagian marketing perusahaan mencoba menghubungi saya melalui email sebanyak dua kali.


Entah kenapa pada tanggal 12 Desember 2017 saya iseng memeriksa email pribadi saya, padahal biasanya malas minta ampun.


Karena ada nama yang tertera pada email yang masuk dan membuat saya penasaran sehingga saya mencoba membukanya.

Dan ternyata ada penawaran Job Review Website dari penyedia Hosting Domain. Mereka meminta saya untuk menulis review tentang website mereka sekitar 1000 suku kata.

Ini dia Judul Job Review yang saya buat " 17 Alasan Pemilik Website Dunia Lebih Memilih Hosting Domain Hostinger  " dan menghasilkan banyak pembaca.

Sebagai imbalannya saya mendapat gratis domain dan gratis untuk menggunakan hosting mereka selama satu tahun.

Hadiah yang ditawarkan berupa domain dan Akses Gratis ke penyedia Hosting selama satu tahun saya batalkan, karena saya sedang butuh uang. kemudian saya coba untuk bernegoisasi untuk mengajukan penawaran penulisan dengan upah uang saja.

Dan ternyata pihak Marketing Penyedia Domain Hosting cepat merespon dengan baik dan mengatakan bahwa pihak Perusahaan bersedia untuk membayar upah penulisan tetapi hanya sejumlah $ 15 dengan syarat pembayarannya menggunakan Akun Pay Pal.


Upah Menulis  sejumlah $ 15 per artikel, bagi saya pribadi sangat jauh lebih besar kalau dibandingkan upah dari menulis per artikel di blog Juragan Cipir Dahulu.

Tapi saya memiliki hambatan, yaitu tidak memiliki Akun Pay Pal yang sudah terkait dengan Kartu Kredit sebagai tempat menampung Honor menulisnya. Kalau sekedar membuat atau mendaftar ke Pay Pal itu sudah saya lakukan.

Namun belum terkait dengan kartu kredit sebab saya memang tidak memiliki kartu yang bisa digunakan untuk berberlanja  tersebut.

Sudah saya coba untuk menghubungi banyak teman, untuk menggunkan Pay Pal Mereka, namun gagal.

Rencana saya biarlah mereka saja yang melakukan ( Login ) untuk melakukan konfirmasi penerimaan pembayarannya. 

Setelah uangnya masuk ke Akun Pay Pal saya hanya meminta separuhnya saja dari honor yang diberikan oleh Penyedia hosting. Sisanya saya berikan kepada pemilik Akun Pay Pal sebagai tanda terima kasih.

Namun sampai sekarang tempat meminjam Akun Pay Pal-nya belum ketemu.

Kalau nekad untuk membuat kartu kredit sepertinya hanya membuat kartu kredit tersebut mubazir saja, dan hanya akan mengeluarkan biaya tahunan yang melebihi besar honor menulis.

Saya juga sudah bertanya kepada saudara yang kerja di salah satu Bank perihal pembuatan kartu kredit, katanya selain ada biaya tahunan, pembuatan kartu kredit tidak bisa dilakukan dengan cepat karena harus ada persetujuan dari Pusat.

Cukup ribet bukan ? kalau tetap bersikeras membuat akun Pay Pal yang bisa digunakan untuk pembayaran.

Ada juga sich altenatif  lain jika ingin menautkan Akun Pay Pal dengan kartu kredit , yaitu dengan membeli kepada jasa penjual Kartu VCC ( Kartu Kredit Virtual )  dengan harga sekitar 100 ribu. 

Namun batal saya lakukan karena harganya kurang ramah dengan isi dompet saya, lagi pula saya meragukan menggunakan jasa seperti itu, karena belum tahu seluk dan beluknya dengan baik.

Jadi Job Pertama Review Website pesanan Perusahaan penyedia Hosting Domain ini teracam batal atau gagal total. Padahal materi tentang review amatlah saya sukai.

Tapi apa boleh buat mungkin bukan rezeki saya.

Awalnya saya mengusulkan pembayarannya dikirim melalui Rekening Bank saja, namun pihak penyedia Hosting Domain menolaknya dengan alasan, bahwa uang yang dikirim tersebut langsung dari Lithuania, Eropa ke Akun Pay Pal.

Dari yang saya baca – baca di Internet dan salah satunya adalah pengalaman Mbak Indri ( Juragan Cipir ) honor pembayaran sebesar $ 15 itu penyedia blog tugasnya hanya memposting saja, bukan harus menulisnya sendiri melainkan artikelnya sudah disiapkan oleh pihak Pemesan (Perusahaan).

Tetapi tidak mengapa, hitung – hitung melatih saya dalam menulis.

Kalau menurut saya  dipilihnya saya sebagai tukang review Website mereka, bukan karena tulisan saya yang berkualitas atau dibilang hebat. Melainkan pihak penyedia domain Hosting mungkin tidak sengaja sudah melihat tulisan saya yang berjudul Pengalaman Singkat Perpanjangan Domain Di IDWEBHOST.

Dan kebetulan berada di halaman pertama dan pada posisi paling atas dengan kata kunci “ Pengalaman Singkat Perpanjangan Domain “.

Penulisan artikel tentang pengalaman memperpanjang domain di Idwebhost memang berasal dari pengalaman pribadi saya. 

Namun saya tidak tahu kalau akhirnya artikel yang saya buat dengan ala kadarnya itu bisa nangkring di Page One Google.

Awalnya saya memang tidak berniat seperti itu, Cuma ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan saja.

Namun ternyata menjadi sebuah berkah buat saya karena dilirik oleh Perusahaan Penyedia hosting Domain, yang pada akhirnya mengantarkan saya menjadi calon Penulis yang ditunjuk mendapat job review website. Terima Kasih Hostinger.

Tinggal saya lah yang harus berpikir harus mencari kemana Sang Dermawan yang mau join Akun Pay Pal Dengan saya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

8 komentar:

  1. Hahahaha selamat berjuang ya Kang.. saya juga sedang berjuang dengan akun Paypal saja...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha... oke Pak, kita sama - sama berjuang.

      Pak Anton berjuang untuk mengeluarkan uang untuk membayar Hosting dan saya berjuang untuk mendapatkan uang dari penyedia hosting. :)

      Hapus
  2. Pakai Paypal sendiri aja. Buatnya juga mudah. Walaupun unverified, tetap bisa diambil lewat tekening bank lokal. Kan lumayan uangnya buat Kang Nata semua.

    Saya sudah pernah membahas paypal ini di Maringenet lo.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak saya sudah buat akun Pay Pal-nya berkat bantuan artikel di Blog mbak.

      Tapi apa benar, kalau akunnya belum terkait dengan Kartu kredit alias Unveri...veri :) uang yang dikirim kan bisa kita ambil ?

      judul artikelnya yang mana Mbak, mungkin kmaren saya salah baca, apa yg saya koment itu yach... ? :)

      Hapus
    2. Iya, artikelnya yg baru Kang Nata kasih komen.

      Selama nama di akun Paypal dan di rekening sama, tidak ada masalah.

      Saya pribadi belum nyoba, karena itu akun Paypal adik saya. Katanya akhir bulan aja mau ditarik.

      Tapi, sudah banyak juga kok yang lain mencoba. Insya Allah tidak masalah.

      Hapus
  3. Iya Mbak, kmaren saya baca ulang artikelnya dan juga membaca artikel2 tulisan di blog tetangga sebelah.

    Kesimpulannya, akaun PAY PAL NON Verifikasi Kartu Kredit bisa digunakan untuk menerima pembayaran dan pencarian melalui Bank Lokal.

    Dan masalah ini sepertinya akan saya pelajari lebih lanjut, agar data2 yg diinput tidak salah.

    Mksih Mbak Atas Infonya. :)

    BalasHapus
  4. selamat ya kang nata denan JOB REVIEW nya, akun paypal saya juga unveri..veri, saya selama ini cuma pake buat belanja online aja, belum pernah tarik tunai di Bank.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haduhhhh ngk bisa Join nich, hehehe.....

      terima kasih ucapan selamatnya, Mas Minta Doanya Mas biar Sukses Penulisannya. AMIN

      Hapus

Cieeeee.....Cieeeee.....Yang Mau Minta Maaf. :)
Tenang saja sudah saya maafin koq. :)
Yang Mau nyicip Kue Kering, Silakan datang kerumah yach.... :)